Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Banom » Ansor » Hadapi Tantangan Algoritma, PR GP Ansor Triwung Lor akan Gelar Ngaji Budaya di PP Nurul Islam

Hadapi Tantangan Algoritma, PR GP Ansor Triwung Lor akan Gelar Ngaji Budaya di PP Nurul Islam

  • account_circle Ahmad Ridho
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 2.171
  • print Cetak

PROBOLINGGO – Arus informasi digital dan dominasi sistem algoritma media sosial yang bergerak cepat kian memengaruhi cara pandang serta budaya beragama generasi muda. Merespons dinamika tersebut, Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Triwung Lor siap menggelar forum dialog kebudayaan bertajuk “Ngaji Budaya” pada Rabu, 29/07/2026, mendatang.

Kegiatan yang ditempatkan di Pondok Pesantren (PP) Nurul Islam ini mengusung tema “Harokah Pemuda Aswaja di Era Algoritma”

Ketua PR GP Ansor Triwung Lor, Rubik Alif Firmansyah, menyampaikan bahwa Ngaji Budaya dirancang sebagai ruang refleksi dan konsolidasi pemikiran kader dalam merawat tradisi keilmuan pesantren di tengah pusaran arus digital. Di era yang rawan polarisasi dan hoaks, pemuda Nahdliyin dituntut tidak sekadar menjadi konsumen teknologi, melainkan penggerak dakwah yang memegang teguh nilai tawassuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), dan i’tidal (adil).

“Teknologi dan algoritma membuka ruang dakwah yang luas, tetapi tanpa fondasi etika dan tradisi keilmuan, kita mudah tergerus arus informasi dangkal. Forum ini menjadi ikhtiar bersama agar kader Ansor dan pemuda Aswaja cakap secara digital tanpa kehilangan akar tradisinya,” ujar Rubik

Forum ini membedah strategi gerakan harokah intelektual dan budaya berbasis digital dengan menghadirkan dua narasumber:

1. Lora Muhammad Fayyadl, M.Fil (Mudir Ma’had Aly Nurul Jadid) Membedah peran pesantren dan ideologi Aswaja dalam menjawab tantangan zaman.

2. Muhammad Iqbal, S.Sos.I., M.Pd. (Praktisi Media dan Dosen Unuja) Mengulas dampak algoritma digital serta penguatan literasi media yang beretika.

Kedua pemateri akan mengupas tuntas tema “Harokah Pemuda Aswaja di Era Digitalisasi Algoritma: Menjaga Tradisi, Menguatkan Literasi, dan Membangun Peradaban”. Topik yang dibahas mencakup kompas etika bermedia sosial, strategi dakwah digital, hingga peran santri dalam memproduksi ilmu pengetahuan di ruang publik.

“Mari hadir dan jadikan momen ini sebagai langkah nyata menguatkan literasi digital dan merawat peradaban Islam rahmatan lil ‘alamin”. Ajak rubik.

  • Penulis: Ahmad Ridho
  • Editor: Anas Fathullah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kyai Syamhadi Syam: Penjual Tempe Keliling Peraih Penghargaan Pengabdian Terpanjang NU

    Kyai Syamhadi Syam: Penjual Tempe Keliling Peraih Penghargaan Pengabdian Terpanjang NU

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Di Jrebeng Kulon, Kota Probolinggo, sosok Kyai Syamhadi Syam adalah definisi nyata dari sebuah ketulusan. Di kelurahan yang dikenal sebagai salah satu basis kuat Nahdlatul Ulama (NU) ini, beliau bukan tipe tokoh agama yang hanya duduk diam menunggu dihormati. Lebih dari sekadar pemuka agama setempat, beliau mengemban amanah besar memimpin jalannya roda organisasi dan merawat […]

  • Ketika Politik Masuk Pesantren

    Ketika Politik Masuk Pesantren

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
    • account_circle Viki Hamzah
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Pesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu agama, melainkan ruang pembentukan akhlak, penanaman nilai moral, dan tanggung jawab kebangsaan. Dari lingkungan pesantren, para santri belajar tentang keikhlasan, amanah, keadilan, kesederhanaan, serta tanggung jawab terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut tidak hanya relevan dalam kehidupan beragama, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi kehidupan demokrasi. Namun, ketika politik masuk ke […]

  • Kemenag Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Santri 2026: Usung Semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”

    Kemenag Resmi Luncurkan Logo dan Tema Hari Santri 2026: Usung Semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Anas Fathullah
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia secara resmi meluncurkan logo dan tema peringatan Hari Santri Tahun 2026. Mengusung tema utama “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peluncuran tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, di Jakarta, Selasa (22/9/2026). “Dengan bersama-sama membaca Bismillahirrahmanirrahim, rangkaian acara, logo dan tema Hari Santri Tahun 2026 secara resmi […]

  • Sambut Muktamar ke-35 NU, PCNU Kota Probolinggo Sediakan Posko Transit Muktamirin di Jombang

    Sambut Muktamar ke-35 NU, PCNU Kota Probolinggo Sediakan Posko Transit Muktamirin di Jombang

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 149
    • 0Komentar

    JOMBANG – Menjelang pembukaan perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang pada 27–30 Agustus 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo resmi mendirikan posko layanan kontingen. ​Posko transit ini menempati lokasi strategis di Perum Florian’s Home, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. ​Pendirian posko ini difungsikan […]

  • Ekonomi Digital dan Generasi Muda NU: Saatnya Menjadi Pelaku, Bukan Sekadar Penonton

    Ekonomi Digital dan Generasi Muda NU: Saatnya Menjadi Pelaku, Bukan Sekadar Penonton

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Najibur Rohman
    • visibility 1.327
    • 0Komentar

    Perkembangan ekonomi digital telah mengubah cara masyarakat bekerja, berbisnis, dan membangun masa depan. Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce, media sosial, hingga ekonomi kreatif berbasis digital, generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari perubahan tersebut. Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU memiliki modal sosial yang kuat: jaringan hingga tingkat desa, […]

  • Merawat Kerukunan Tetangga Lewat Tradisi Barikan di RT 7 RW 1 Sumber Taman

    Merawat Kerukunan Tetangga Lewat Tradisi Barikan di RT 7 RW 1 Sumber Taman

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Anas fathullah
    • visibility 122
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti lingkungan RT 7 RW 1 Kelurahan Sumber Taman pada Minggu malam (16/08/2026). Seluruh warga tampak antusias menghadiri acara Barikan (syukuran bersama) yang digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga pada malam 17 Agustus. Acara yang dipusatkan di Gang 3 lingkungan RT 7 […]

expand_less