Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Banom » Ansor » Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo: Klaim Anak Nahdliyin Palsu, PAN Justru Partai Anti Nahdliyin

Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo: Klaim Anak Nahdliyin Palsu, PAN Justru Partai Anti Nahdliyin

  • account_circle Anas Fathullah
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 383
  • print Cetak

PROBOLINGGO – Manuver Partai Amanat Nasional (PAN) yang kerap mengeklaim diri sebagai wadah bagi kalangan muda Nahdlatul Ulama (NU), bahkan memelesetkan kepanjangannya menjadi “Partai Anak Nahdliyin”, menuai kritik tajam. Langkah politik tersebut dinilai ahistoris dan sarat dengan pragmatisme elektoral menjelang kontestasi politik.

Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, menegaskan bahwa klaim tersebut sangat mengaburkan DNA dan latar belakang kelahiran partai bentukan era Reformasi itu. Secara historis, PAN sama sekali tidak memiliki akar tradisi keagamaan santri ala Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah.

“Partai politik tidak bisa dilepaskan dari akar kelahirannya. Memosisikan PAN seolah-olah representasi anak-anak NU secara instan itu jelas ahistoris. Tidak ada historis PAN merupakan representasi dari nahdliyin. Ini bukan pergeseran ideologis yang organik, melainkan kalkulasi pasar politik demi meraup ceruk suara nahdliyin yang sangat besar,” ujar Salam, Minggu (6/9/2026).

Salam menyoroti kontradiksi antara narasi merangkul warga nahdliyin dan realitas di lapangan. Menurutnya, di balik upaya mendekati suara basis massa NU, kader-kader muda NU justru kerap menjadi pihak yang dirugikan.

“Ironis sekali. Di satu sisi sibuk mengeklaim sebagai rumah bagi anak nahdliyin demi elektoral, tetapi di sisi lain kader-kader muda NU justru dizalimi,” tegasnya.

Sorotan tajam tersebut salah satunya menyangkut nasib para kader muda NU yang bertugas sebagai tenaga pendamping desa di berbagai daerah. Mereka mengeluhkan adanya kebijakan pemindahan atau relokasi tugas secara mendadak ke wilayah-wilayah terpencil tanpa indikator evaluasi yang objektif maupun mekanisme penugasan yang jelas di bawah kepemimpinan Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, yang juga merupakan elite Partai Amanat Nasional (PAN). Kondisi tersebut dinilai sarat dengan muatan politis dan merugikan para pendamping yang selama ini bekerja profesional di lapangan.

“Banyak kader muda kami yang berkhidmat sebagai pendamping desa tiba-tiba dipindah ke pelosok tanpa kejelasan indikator kinerja atau mekanisme evaluasi yang transparan dari Kementerian Desa. Kalau cara memperlakukan kader nahdliyin di birokrasi dan ruang pengabdian seperti ini, sangat tidak elok jika kemudian datang ke publik membawa-bawa nama anak nahdliyin hanya untuk kepentingan elektoral semata,” pungkas Salam.

  • Penulis: Anas Fathullah
  • Editor: Ulil Hadi Ernanda Putra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memilih Pemimpin atau Memenangkan Calon? Menakar Arah Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas

    Memilih Pemimpin atau Memenangkan Calon? Menakar Arah Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Husni Mubaroq
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Akhir Agustus 2026, Tambakberas di Jombang akan kembali menjadi pusat perhatian publik Muslim Indonesia. Kampung pesantren yang dibesarkan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah itu menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), forum permusyawaratan tertinggi yang akan menentukan arah organisasi lima tahun ke depan sekaligus menandai langkah NU memasuki abad kedua khidmahnya. Menjelang muktamar, satu […]

  • Perkuat Swasembada Pangan, LPPNU Kota Probolinggo Sinergikan Petani, Pemerintah, dan Aparat

    Perkuat Swasembada Pangan, LPPNU Kota Probolinggo Sinergikan Petani, Pemerintah, dan Aparat

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Probolinggo,  Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kota Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal kemandirian pangan berbasis umat. Guna memperkuat sinergi antara petani, peternak, pemerintah, dan aparat penegak hukum, LPPNU menggelar pertemuan rutin bulanan di kediaman Ketua LPPNU Kota Probolinggo, Ustadz Husni, pada Senin (6/7/2026). Acara yang dihadiri oleh perwakilan kelompok tani dan peternak se-Kecamatan […]

  • Unjuk Kreativitas dan Latihan Mental, Siswa MTs Nusantara Tumpah Ruah di Panggung Pensi HUT RI ke-81

    Unjuk Kreativitas dan Latihan Mental, Siswa MTs Nusantara Tumpah Ruah di Panggung Pensi HUT RI ke-81

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 179
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 membahana di lingkungan MTs Nusantara pada (15/8/2026). Ratusan siswa, dewan guru, hingga warga madrasah tumpah ruah di halaman sekolah untuk menghadiri acara puncak sekaligus penutupan semarak HUT RI melalui gelaran Pentas Seni (Pensi). Agenda yang telah rutin berjalan selama dua tahun terakhir ini selalu menjadi momen yang paling […]

  • Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Anti-Bullying, PC IPPNU Kota Probolinggo Sapa Santri Pesantren Annur

    Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Anti-Bullying, PC IPPNU Kota Probolinggo Sapa Santri Pesantren Annur

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 164
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO, – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Probolinggo hadir menyemarakkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di lingkungan Pondok Pesantren Annur, Sumbertaman, Wonoasih, Kota Probolinggo, Kamis (16/07/2026). Kegiatan ini menyasar para santri baru yang menempuh pendidikan di dua lembaga di bawah naungan pesantren tersebut, yakni MTs Intisyarul Ulum dan SMK Annur. […]

  • GP Ansor Kota Probolinggo Minta Partai politik Berjihad Perjuangkan Gaji Guru Ngaji

    GP Ansor Kota Probolinggo Minta Partai politik Berjihad Perjuangkan Gaji Guru Ngaji

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 1.976
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Ketimpangan kesejahteraan dan minimnya perhatian terhadap guru ngaji di Kota Probolinggo terus memantik keprihatinan publik. Padahal, para pendidik keagamaan ini memegang peran krusial sebagai benteng moral dan tonggak utama pembentukan karakter generasi penerus bangsa. Kabar mengenai rencana kenaikan honor guru ngaji sebesar 40 persen dinilai belum menyentuh akar persoalan. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor […]

  • Syarah Kitab Maulid di Majelis Rehat, Kiai Muhtarom Uraikan Keagungan Fisik hingga Keberkahan Rasulullah

    Syarah Kitab Maulid di Majelis Rehat, Kiai Muhtarom Uraikan Keagungan Fisik hingga Keberkahan Rasulullah

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Keagungan dan kemuliaan Nabi Muhammad SAW tidak hanya terpancar dari akhlaknya yang agung, tetapi juga melekat pada keindahan fisik hingga keberkahan yang terpancar dari seluruh gerak-gerik beliau. Hal tersebut diuraikan secara mendalam oleh Kiai Muhtarom saat mengisi kegiatan rutinan Majelis Rehat pada Senin (27/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kiai Muhtarom memaparkan syarah bait demi […]

expand_less