Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Nasional » 5 Rekomendasi Munas-Konbes NU 2026 Terkait Pendidikan

5 Rekomendasi Munas-Konbes NU 2026 Terkait Pendidikan

  • account_circle Boy Ardiansyah
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
  • visibility 183
  • print Cetak

Komitmen Nahdlatul Ulama dalam memperkuat pendidikan berbasis masyarakat kembali ditegaskan melalui Sidang Pleno III Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026. Dalam sidang yang berlangsung di Aula Induk Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, pada Senin (22/6/2026), peserta secara resmi mengesahkan rumusan Komisi Rekomendasi mengenai peningkatan kualitas pendidikan berbasis masyarakat yang berkelanjutan. Sidang dipimpin langsung oleh Katib Aam PBNU, KH Akhmad Said Asrori, yang juga bertugas sebagai Sekretaris Steering Committee (SC).

 

Ketua Komisi Rekomendasi, Prof. Kacung Marijan, menyampaikan lima rekomendasi strategis di bidang pendidikan.

Pertama, pemerintah wajib memberikan kesempatan kepada lembaga pendidikan berbasis masyarakat, baik yang dimiliki organisasi keagamaan maupun nonkeagamaan, untuk tumbuh dan berkembang bersama lembaga pendidikan yang dikelola pemerintah. Tujuannya agar seluruh lembaga pendidikan dapat berkembang menjadi institusi yang berkualitas dan sejajar dengan lembaga pendidikan di negara-negara maju.

“Di antaranya melalui kebijakan pembatasan penerimaan jumlah siswa dan mahasiswa baru di lembaga pendidikan yang dikelola oleh negara,” katanya.

Kedua, pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memastikan alokasi anggaran pendidikan paling sedikit 20 persen dari APBN dan APBD tidak hanya digunakan untuk satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah. Anggaran tersebut juga harus menjamin dukungan yang proporsional, berkeadilan, transparan, dan berkelanjutan bagi lembaga pendidikan yang diselenggarakan masyarakat atau swasta.

Ketiga, pemerintah wajib menjadikan pesantren dan lembaga pendidikan berbasis masyarakat sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda.

“Setiap kebijakan pendirian dan pengembangan sekolah oleh pemerintah tidak boleh melemahkan dan meminggirkan lembaga pendidikan yang dikelola oleh masyarakat atau swasta,” ujarnya.

Keempat, pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memberikan perhatian, pengakuan, serta dukungan nyata terhadap Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) sebagai bagian penting dari sistem pendidikan keagamaan Islam yang tumbuh dari masyarakat.

“Dukungan tersebut harus diwujudkan melalui alokasi anggaran yang jelas, berkelanjutan, dan proporsional, termasuk untuk bantuan operasional, peningkatan kesejahteraan ustaz dan ustazah, penguatan sarana dan prasarana, pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pendataan yang terintegrasi,” ungkapnya.

Kelima, pemerintah wajib mengembangkan centers of excellence pada bidang-bidang strategis di sejumlah lembaga pendidikan milik pemerintah maupun masyarakat dengan melibatkan kolaborasi berbagai sektor industri.

“Selain diharapkan menghasilkan berbagai karya penelitian dan inovasi di berbagai bidang, centers of excellence juga diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif di tingkat internasional. SDM unggul tersebut akan mempercepat terwujudnya keunggulan Indonesia di berbagai bidang,” tutupnya.

Kelima rekomendasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Munas-Konbes NU 2026 dalam memperkuat ekosistem pendidikan nasional yang inklusif, berkeadilan, dan berbasis partisipasi masyarakat.

  • Penulis: Boy Ardiansyah
  • Editor: Moch. PutraVikry Romadhoni
  • Sumber: nu.or.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses Anggota DPRD Kota Probolinggo Riyadlus Sholihin : Warga Keluhkan Masalah Lampu Jalan

    Reses Anggota DPRD Kota Probolinggo Riyadlus Sholihin : Warga Keluhkan Masalah Lampu Jalan

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 117
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Ketersediaan fasilitas publik yang memadai di tingkat tapak menjadi prasyarat penting dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif. Berbagai keluhan dan harapan tersebut disuarakan masyarakat saat menghadiri agenda Serap Aspirasi (Reses) Masa Sidang III Anggota DPRD Kota Probolinggo, Ryadlus Sholihin Firdaus (Riyad), di Aula Taman Lantai II Yayasan Badrut Tamam, Wonoasih, Sabtu […]

  • Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Anti-Bullying, PC IPPNU Kota Probolinggo Sapa Santri Pesantren Annur

    Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Anti-Bullying, PC IPPNU Kota Probolinggo Sapa Santri Pesantren Annur

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 181
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO, – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Probolinggo hadir menyemarakkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di lingkungan Pondok Pesantren Annur, Sumbertaman, Wonoasih, Kota Probolinggo, Kamis (16/07/2026). Kegiatan ini menyasar para santri baru yang menempuh pendidikan di dua lembaga di bawah naungan pesantren tersebut, yakni MTs Intisyarul Ulum dan SMK Annur. […]

  • Cetak Pendekar Beradab dan Berprestasi, MI KAHASRI Probolinggo Borong 16 Medali di Wali Kota Cup XI 2026

    Cetak Pendekar Beradab dan Berprestasi, MI KAHASRI Probolinggo Borong 16 Medali di Wali Kota Cup XI 2026

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 130
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO, kabar membanggakan datang dari kalangan Nahdliyin Kota Probolinggo. Kontingen atlet cilik dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) KAHASRI sukses memborong 16 medali dalam kejuaraan Wali Kota Cup XI 2026 yang digelar di GOR Mastrip, Probolinggo (26–27/9/2026). Prestasi gemilang tersebut diraih melalui cabang olahraga Pencak Silat Wali Kota Cup XI 2026. Para siswa MI KAHASRI tampil dominan […]

  • Ketua MWCNU Kanigaran: Pemimpin Gagal Adalah yang Tak Mampu Ciptakan Regenerasi

    Ketua MWCNU Kanigaran: Pemimpin Gagal Adalah yang Tak Mampu Ciptakan Regenerasi

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Eko Cahyono
    • visibility 227
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Konferensi Anak Cabang (Konferancab) V Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kanigaran resmi digelar pada Minggu, (2/8/2026) di Aula Kemenag Kota Probolinggo. Forum permusyawaratan tertinggi tingkat anak cabang bukan sekadar ajang rutin pergantian tampuk kepemimpinan, melainkan momentum krusial untuk melahirkan gagasan segar dan memperkuat akar kaderisasi. […]

  • Soroti Dinamika Internal, Dewan Pengurus PP Annur Minta NU Kembalikan Marwah dan Independensi

    Soroti Dinamika Internal, Dewan Pengurus PP Annur Minta NU Kembalikan Marwah dan Independensi

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Nahdlatul Ulama (NU) dinilai tengah menghadapi ujian berat pasca-Muktamar Ke-34 di Lampung. Salah satu dewan pengurus PP Annur  Sumber Taman Gus Munir, menyoroti pergeseran dinamika internal organisasi yang dinilainya kian rentan terkooptasi oleh kepentingan politik praktis dan intrik kekuasaan. Gus Munir mengungkapkan, pada awal masa kepengurusan pasca-Muktamar Lampung, NU sebenarnya menunjukkan optimisme dan […]

  • Agama di Tengah Konflik Ekologis: Belajar dari Gus Dur

    Agama di Tengah Konflik Ekologis: Belajar dari Gus Dur

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Ahmad Navid Dzauqil Amin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Indonesia akhir-akhir ini terdapat berbagai peristiwa bencana alam yang terjadi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah, terutama Riau, Kalimantan, Bangka Belitung, Jawa Timur hingga Sumatera. Pembabatan hutan di tanah Papua yang saat ini menjadi topik hangan untuk dijadikan proyek besar pemerintah sebagai swasembada pangan. Gelombang besar protes terjadi, aktivis, pegiat lingkungan, pers bergerak […]

expand_less