Ramaikan Muktamar Ke-35 NU, Nahdlatut Turots Gelar Daurah Tahqiq Kitab Muassis
- account_circle M Rizal Wahyudi
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
- visibility 58
- print Cetak

JOMBANG – Nahdlatut Turots turut meramaikan gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dengan menyelenggarakan Dauroh Tahqiq Kitab Muassis NU. Kegiatan ini berlangsung di Ribath Hidayatul Qur’an Pondok Pesantren Darul Ulum, Jumat (28/8/2026).
Pelatihan ini digelar sebagai bentuk komitmen Nahdlatul Turots dalam merawat warisan intelektual pesantren, khususnya menghidupkan kembali semangat para santri untuk mentahqiq (menguji dan meneliti keotentikan) kitab-kitab karya para pendiri (muassis) NU.
Pembukaan acara dihadiri oleh sejumlah tokoh dan jajaran pengurus PBNU, di antaranya Ketua Nahdlatut Turots Gus Nanal Ainul Fauz, Wakil Rais Aam PBNU Dr (HC) KH Afifuddin Muhadjir, Katib Syuriyah PBNU sekaligus pengasuh tuan rumah Dr KH Afifuddin Dimyathi (Gus Awis), serta KH Zaim Ahmad Maksum.
Sebanyak 40 peserta pilihan yang telah lolos tahap seleksi mengikuti pelatihan intensif ini. Selama kegiatan, para peserta mendapat bimbingan langsung dari pakar filologi dan tahqiq asal Sumenep, Madura, Ustadz M. Khalilurrahman.
Salah satu peserta perwakilan dari Lembaga Beit Turath al-Islami Kalimantan, Muhammad Hadya, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya daurah ini. Menurutnya, pelatihan berjalan sangat serius dan dikelola dengan profesional oleh panitia.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat bangga dan senang bisa mengikuti acara ini. Kami dapat mempelajari lebih jauh sanad dan karya para ulama terdahulu langsung dari pemateri yang ahli di bidangnya,” ujar pria kelahiran Martapura, Kalimantan Selatan tersebut.
Ia juga berharap kegiatan penguatan literasi turots seperti ini tidak berhenti pada momentum perhelatan muktamar saja, melainkan dapat diselenggarakan secara bergilir di berbagai daerah.
“Harapannya semoga acara semacam ini sering diadakan di tempat lain, karena banyak wilayah yang menyimpan peninggalan karya ulama. Daurah ini sangat efektif menumbuhkan semangat santri untuk mengangkat kembali khazanah turots Nusantara,” pungkasnya.
- Penulis: M Rizal Wahyudi
- Editor: Ulil Hadi Ernanda Putra