Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » SMK Raudlatul Mutaalimin Probolinggo Padukan Tradisi Pesantren dan Modernisasi Pendidikan

SMK Raudlatul Mutaalimin Probolinggo Padukan Tradisi Pesantren dan Modernisasi Pendidikan

  • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • visibility 92
  • print Cetak

PROBOLINGGO, Di tengah derasnya arus digitalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, dunia pendidikan dituntut untuk tidak hanya menyiapkan peserta didik yang cakap secara akademik dan keterampilan, tetapi juga kokoh dalam akhlak, adab, dan nilai-nilai keislaman.

Menjawab kebutuhan itu, SMK Raudlatul Mutaalimin Kota Probolinggo menghadirkan model pendidikan yang memadukan tradisi pesantren dengan pembelajaran modern berbasis teknologi. Pola pendidikan ini menjadi ikhtiar sekolah dalam menjaga warisan keilmuan pesantren sekaligus menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Mastrip, Kelurahan Wonoasih, Kota Probolinggo ini tidak semata-mata berorientasi pada kecakapan vokasional. Lebih dari itu, sekolah juga menanamkan nilai-nilai religius melalui pembiasaan ibadah, hafalan Al-Qur’an, pembinaan akhlak, dan penguatan literasi kitab kuning sebagai ciri khas pendidikan pesantren.

Sejak berdiri pada 2011, SMK Raudlatul Mutaalimin terus mengembangkan sistem pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai keislaman. Dengan pendekatan tersebut, para siswa diarahkan agar tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya unggul dalam aspek keterampilan, tetapi juga matang secara spiritual.

Pada jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), para siswa dibekali keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif, mulai dari desain grafis, produksi konten digital, hingga pengembangan media visual. Di saat yang sama, mereka tetap menjalani suasana belajar yang sarat dengan nilai-nilai khas pesantren, seperti kedisiplinan, kesederhanaan, penghormatan kepada guru, dan pembinaan akhlak.

Model pendidikan seperti ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Banyak orang tua menilai, perpaduan antara pendidikan modern dan tradisi pesantren merupakan jawaban atas kebutuhan zaman tanpa harus kehilangan identitas keislaman.

Kepala Jurusan SMK Raudlatul Mutaalimin, Nikmatul Maulidia, S.T., menegaskan bahwa sekolah memiliki komitmen untuk melahirkan generasi yang unggul dalam bidang teknologi, namun tetap teguh memegang nilai moral dan spiritual.

“Kami ingin siswa di sini tidak hanya mahir dalam teknologi, tetapi juga memiliki pondasi agama yang kuat. Dengan bekal itu, mereka bisa memanfaatkan teknologi secara bijak dan untuk hal-hal yang membawa manfaat,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Ia menambahkan, kemampuan teknologi yang dibarengi dengan penguatan nilai-nilai keagamaan akan menjadi bekal penting bagi para siswa dalam menghadapi dunia kerja dan kehidupan sosial yang semakin kompleks.

“Lulusan kami diharapkan mampu bersaing di dunia industri kreatif, namun tetap menjaga tradisi literasi kitab kuning sebagai pedoman dalam bersikap dan menjalani kehidupan,” imbuhnya.

Melalui perpaduan antara pendidikan modern dan pembinaan karakter religius, SMK Raudlatul Mutaalimin ingin menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tidak harus berhadapan dengan tradisi pesantren. Sebaliknya, keduanya dapat berjalan beriringan untuk melahirkan generasi yang kompeten, berintegritas, dan berakhlakul karimah.

Di lembaga ini, menjadi ahli di bidang desain sekaligus tetap akrab dengan kitab kuning bukanlah sesuatu yang dipertentangkan. Justru, itulah bentuk nyata dari modernisasi yang tetap berpijak pada tradisi, sebuah jalan tengah yang menjaga akar keislaman sambil membuka ruang bagi kemajuan.

  • Penulis: Ulil Hadi Ernanda P
  • Editor: Dinastiya Iriani

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses Anggota DPRD Kota Probolinggo Riyadlus Sholihin : Warga Keluhkan Masalah Lampu Jalan

    Reses Anggota DPRD Kota Probolinggo Riyadlus Sholihin : Warga Keluhkan Masalah Lampu Jalan

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 77
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Ketersediaan fasilitas publik yang memadai di tingkat tapak menjadi prasyarat penting dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif. Berbagai keluhan dan harapan tersebut disuarakan masyarakat saat menghadiri agenda Serap Aspirasi (Reses) Masa Sidang III Anggota DPRD Kota Probolinggo, Ryadlus Sholihin Firdaus (Riyad), di Aula Taman Lantai II Yayasan Badrut Tamam, Wonoasih, Sabtu […]

  • Soroti Dinamika Internal, Dewan Pengurus PP Annur Minta NU Kembalikan Marwah dan Independensi

    Soroti Dinamika Internal, Dewan Pengurus PP Annur Minta NU Kembalikan Marwah dan Independensi

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Nahdlatul Ulama (NU) dinilai tengah menghadapi ujian berat pasca-Muktamar Ke-34 di Lampung. Salah satu dewan pengurus PP Annur  Sumber Taman Gus Munir, menyoroti pergeseran dinamika internal organisasi yang dinilainya kian rentan terkooptasi oleh kepentingan politik praktis dan intrik kekuasaan. Gus Munir mengungkapkan, pada awal masa kepengurusan pasca-Muktamar Lampung, NU sebenarnya menunjukkan optimisme dan […]

  • Angka Kasus HIV Terus Naik, Video Viral LGBT Jadi Alarm Keras bagi Lembaga Pendidikan di Probolinggo

    Angka Kasus HIV Terus Naik, Video Viral LGBT Jadi Alarm Keras bagi Lembaga Pendidikan di Probolinggo

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Baru-baru ini, publik Probolinggo dihebohkan oleh viralnya video aktivitas komunitas LGBT di media sosial. Sontak, kejadian ini memicu perhatian serius dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, hingga berbagai lembaga pendidikan dan pesantren di wilayah Kota maupun Kabupaten Probolinggo. Di tengah derasnya arus digitalisasi, kejadian ini menjadi alarm keras. Lembaga pendidikan, khususnya pesantren, […]

  • Inspiratif ! Pemuda Probolinggo Ini Sukses Bisnis Tempe Sambil Berkhidmat di NU

    Inspiratif ! Pemuda Probolinggo Ini Sukses Bisnis Tempe Sambil Berkhidmat di NU

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Probolinggo, Tempe merupakan makanan pokok yang selalu hadir di setiap meja makan. Baik ketika makan bersama keluarga dirumah atau ketika berada di warung bahkan restoran sekalipun. Salah satunya tempe yang di produksi oleh mas mukhtar ali warga kelurahan sumber taman dan juga dikenal dengan aktivis ansor. Berbekal dari usaha yang diwariskan oleh orang tuanya pria 28 […]

  • Ra Fayyadl: Medsos Harus Jadi Ladang Barokah, Bukan Kejar Viral

    Ra Fayyadl: Medsos Harus Jadi Ladang Barokah, Bukan Kejar Viral

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 2.158
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Di tengah maraknya perburuan popularitas dan ketergantungan generasi muda pada linimasa digital, Mudir Ma’had Aly Nurul Jadid Paiton, Lora Muhammad Fayyadl, mengingatkan para kader dan santri Nahdliyin untuk meluruskan niat dalam bermedia sosial. Pesan mendalam tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngaji Budaya bertema “Harakah Pemuda Aswaja di Era Algoritma” yang diselenggarakan oleh PR Ranting […]

  • Tantangan NU di Daerah Urban, PCNU Kota Probolinggo Tekankan Keikhlasan Berkhidmat

    Tantangan NU di Daerah Urban, PCNU Kota Probolinggo Tekankan Keikhlasan Berkhidmat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Ketua PCNU Kota Probolinggo H. Arba’i Hasan menekankan pentingnya keikhlasan dalam berkhidmat untuk membesarkan NU. Hal ini dinilai krusial, terutama saat menggerakkan roda organisasi dan menyebarkan syiar Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di wilayah perkotaan (urban) seperti Kelurahan Jati. Pesan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Lailatul Ijtima’ di kelurahan Jati. Minggu, (04/06/2026). […]

expand_less