KH Abdur Rozaq Wafat, Ketua PCNU Ajak Kader Teladani Spirit Perjuangan Almarhum
- account_circle M Rizal Wahyudi
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
- visibility 367
- print Cetak

PROBOLINGGO – Wafatnya KH Abdur Rozaq memantik rasa duka yang mendalam tidak hanya di tingkat kecamatan, tetapi juga di jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU). Ketua PCNU, H Arbai Hasan, menyampaikan rasa kehilangan yang sangat besar atas berpulangnya salah satu kader ulama terbaiknya. Jumat (10/07/2026)
”Kami atas nama keluarga besar PCNU menyampaikan takziah dan rasa duka yang sedalam-dalamnya. Wafatnya KH Abdur Rozaq adalah kehilangan besar bagi kita semua. Beliau adalah sosok yang istiqamah dan wafatnya pun berada di ‘garis depan’ perjuangan jam’iyah, yakni saat hendak mendoakan keselamatan organisasi melalui Munajat Muktamar,” ungkap H Arbai Hasan.
H Arbai Hasan juga menambahkan bahwa spirit perjuangan almarhum harus menjadi teladan bagi pengurus NU di semua tingkatan. “Beliau menunjukkan kepada kita arti khidmah yang sesungguhnya. mengabdi tanpa lelah hingga akhir hayat. Semoga kita semua bisa melanjutkan estafet perjuangan beliau,” imbuhnya.
Selama masa khidmahnya, KH Abdur Rozaq dikenal sebagai sosok ulama yang teguh menjaga marwah organisasi. Beliau senantiasa hadir menjadi pengayom, baik bagi jajaran Tanfidziyah, Badan Otonom (Banom), Lembaga, hingga ranting-ranting NU di tingkat desa.
Kehadiran beliau di setiap garis perjuangan NU selalu dinantikan karena nasihat-nasihatnya yang menyejukkan sekaligus menguatkan ukhuwah di antara para kader. Dedikasinya yang tanpa pamrih terbukti hingga detik-detik terakhir hayatnya yang dihabiskan di lingkungan organisasi.
Semoga segala amal ibadah, keikhlasan, serta khidmah perjuangan almarhum di NU diterima sebagai amal jariyah di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menerima ketentuan takdir ini.
Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu.
Alfaatihah..
- Penulis: M Rizal Wahyudi
- Editor: Ulil Hadi Ernanda Putra