Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Tantangan NU di Daerah Urban, PCNU Kota Probolinggo Tekankan Keikhlasan Berkhidmat

Tantangan NU di Daerah Urban, PCNU Kota Probolinggo Tekankan Keikhlasan Berkhidmat

  • account_circle M Rizal Wahyudi
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Probolinggo, Ketua PCNU Kota Probolinggo H. Arba’i Hasan menekankan pentingnya keikhlasan dalam berkhidmat untuk membesarkan NU. Hal ini dinilai krusial, terutama saat menggerakkan roda organisasi dan menyebarkan syiar Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di wilayah perkotaan (urban) seperti Kelurahan Jati. Pesan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Lailatul Ijtima’ di kelurahan Jati. Minggu, (04/06/2026).

Menurutnya, tantangan berdakwah dan menghidupkan jam’iyah di kawasan perkotaan memiliki dinamika tersendiri yang tidak mudah karena heterogenitas dan kesibukan masyarakatnya. Namun, hal tersebut bukan menjadi alasan untuk surut ke belakang, melainkan harus dijawab dengan kesolidan struktural.

“Tidak mudah membesarkan NU di daerah urban ini. Tetapi dengan semangat berjuang dan kekompakan antar semua pengurus, maka saya yakin NU di Jati akan besar dan kehadirannya dapat dirasakan oleh masyarakat Jati,” ujarnya di hadapan para pengurus dan kader yang hadir.

Merespons arahan tersebut, Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jati, Mamad Abdullah, menyatakan kesiapannya untuk membangun kembali kejayaan NU di wilayahnya. Salah satu langkah konkret yang akan diambil oleh jajaran pengurus ranting adalah melakukan gerakan berbasis lingkungan hidup yang dipadukan dengan sejarah lokal Kota Bayuangga.

Mamad berjanji akan mengoptimalkan kembali fungsi Kali Banger, yang merupakan salah satu situs bersejarah di Kota Probolinggo. Program ini dibidik untuk menyentuh dua aspek strategis sekaligus, yakni pelestarian warisan sejarah dan penguatan ketahanan ekonomi warga.

“Kami akan memulai dengan membersihkan dan memfungsikan kembali Kali Banger. Selain merawat situs sejarah yang berharga ini, kami juga berkomitmen membangkitkan perekonomian warga NU yang berada di sekitar aliran Kali Banger,” tegas Mamad.

Kegiatan Lailatul Ijtima’ ini menjadi konsolidasi penting dalam penguatan sinergi antar-lini di tubuh NU. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus dari berbagai tingkatan serta Banom, mulai dari PCNU Kota Probolinggo hingga Pengurus MWCNU. Tak ketinggalan, para kader dari Fatayat NU, GP Ansor, dan Muslimat NU diwilayah Mayangan juga turut memadati ruangan, menunjukkan soliditas gerakan yang kuat di tingkat akar rumput.

Sebagai wujud nyata dari upaya merawat kemandirian finansial organisasi, agenda dalam pertemuan ini juga diisi dengan penghitungan perolehan Koin NU yang dikelola oleh Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU). Gerakan Koin NU ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam mendanai berbagai program sosial, keagamaan, serta kemaslahatan umat di Kelurahan Jati secara mandiri, berdikari, dan akuntabel tanpa harus bergantung pada pihak luar.

  • Penulis: M Rizal Wahyudi
  • Editor: Anas Fathullah

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC IPNU Kota Probolinggo Desak Kepastian Jadwal Kongres XXI

    PC IPNU Kota Probolinggo Desak Kepastian Jadwal Kongres XXI

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Moch. PutraVikry Romadhoni
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Probolinggo – Kepastian pelaksanaan Kongres XXI IPNU hingga kini masih belum menemui titik terang. Menanggapi hal itu, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kota Probolinggo mendesak Pimpinan Pusat (PP IPNU) untuk segera merilis jadwal, lokasi, dan tahapan resmi forum tertinggi organisasi tersebut demi menjaga keberlangsungan kaderisasi. Selasa, (02/06/2026). Kongres merupakan forum permusyawaratan tertinggi […]

  • Menjaga Otoritas Moral Nahdlatul Ulama dari Pragmatisme Politik

    Menjaga Otoritas Moral Nahdlatul Ulama dari Pragmatisme Politik

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Achmad Muzakky Cholily
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Memasuki abad kedua, relevansi Nahdlatul Ulama tidak lagi sekadar ditentukan oleh fatwa-fatwa keagamaan atau kedekatan elitnya dengan kekuasaan, melainkan oleh kemampuannya memfungsikan tradisi sebagai benteng peradaban. Nahdlatul Ulama bukan sekadar jam’iyah (organisasi) formal, melainkan harakah tsaqafiyah (gerakan kebudayaan) yang hidup dalam denyut nadi masyarakat. Kekuatan inilah yang menjadi kunci bertahan hidup di tengah gempuran ideologi […]

  • Gebyar Muharram, PAC GP Ansor Mayangan Probolinggo Sinergi dengan BAZNAS Santuni Anak Yatim

    Gebyar Muharram, PAC GP Ansor Mayangan Probolinggo Sinergi dengan BAZNAS Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Anas Fathullah
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Probolinggo,  Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Mayangan menggelar kegiatan “Gebyar Muharram” pada Jumat malam (3/7/2026). Acara yang berlangsung khidmah ini dipusatkan di halaman Rusunawa Lingkar Utara, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Selain menjadi ajang syiar menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, momen religius ini diwarnai dengan pemberian santunan kepada 15 anak yatim. […]

  • amin-said-husni

    PBNU Tetapkan 9 Pesantren Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda Putra
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Jakarta,  Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bergerak cepat menyiapkan gelaran permusyawaratan tertinggi organisasi. Rapat Harian Tanfidziyah PBNU yang berlangsung di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026), secara resmi menetapkan pembentukan tim survei untuk meninjau calon lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Muktamar ke-35 NU sendiri dijadwalkan bakal digelar pada tanggal 1 hingga 5 Agustus 2026 mendatang. […]

  • Ilustrasi marah sama dengan emas

    Diam Saat Marah: Sunnah yang Simpel tapi Penuh Manfaat, Ini Dalil dan Hikmahnya

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Moch. PutraVikry Romadhoni
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Pernahkah kamu menyesal setelah mengucapkan kata-kata kasar saat marah? Kata-kata yang keluar di saat emosi memuncak sering kali meninggalkan luka yang jauh lebih dalam dari yang kita bayangkan. Islam sudah jauh lebih dulu mengajarkan solusi yang sederhana namun sangat powerful untuk mengendalikan amarah yaitu diam. Bukan diam karena kalah atau tidak punya jawaban, tapi diam […]

  • Khawatirkan Nasib Petani, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Regulasi Pertembakauan

    Khawatirkan Nasib Petani, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Regulasi Pertembakauan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Jakarta, Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lesbumi PBNU) secara tegas mengeluarkan petisi penolakan terhadap sejumlah rancangan regulasi pertembakauan yang tengah digodok pemerintah. Aturan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut dinilai mengancam hajat hidup para petani dan buruh tembakau. ​Petisi tersebut […]

expand_less