Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Lembaga » LPPNU » Perkuat Swasembada Pangan, LPPNU Kota Probolinggo Sinergikan Petani, Pemerintah, dan Aparat

Perkuat Swasembada Pangan, LPPNU Kota Probolinggo Sinergikan Petani, Pemerintah, dan Aparat

  • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 203
  • print Cetak

Probolinggo,  Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kota Probolinggo terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal kemandirian pangan berbasis umat. Guna memperkuat sinergi antara petani, peternak, pemerintah, dan aparat penegak hukum, LPPNU menggelar pertemuan rutin bulanan di kediaman Ketua LPPNU Kota Probolinggo, Ustadz Husni, pada Senin (6/7/2026).

Acara yang dihadiri oleh perwakilan kelompok tani dan peternak se-Kecamatan Wonoasih ini berlangsung khidmat. Menjaga erat tradisi kaum Nahdliyin, forum strategis ini diawali dengan pembacaan Al-Fatihah dan tahlil bersama.

Sejumlah tokoh penting tampak hadir di lokasi, di antaranya Ketua PCNU Kota Probolinggo, Kapolsek Wonoasih Kompol Lukman Hadi, Lurah Sumber Taman, serta jajaran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kota Probolinggo.

Dalam sesi pengarahan, perwakilan PPL Kota Probolinggo, Pak Yudi, menyampaikan perkembangan positif terkait program pertanian di wilayah Wonoasih. Salah satu yang menjadi sorotan adalah keberhasilan program budidaya tembakau yang diinisiasi oleh pemerintah.

“Program budidaya tembakau yang telah digelontorkan pemerintah kurang lebih dua tahun terakhir telah berjalan dengan baik. Saat ini, tercatat ada 18 petani di wilayah Kecamatan Wonoasih yang aktif menerima dan menjalankan manfaat dari program tersebut,” ujar Yudi di hadapan para jamaah dan petani yang hadir.

Selain mengevaluasi program yang sudah berjalan, Yudi juga memperkenalkan inovasi terbaru dari Kementerian Pertanian untuk diadopsi oleh para petani NU, yaitu program PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agricultural System). Sistem ini mengintegrasikan mekanisasi modern, teknologi digital, dan pertanian presisi dengan fokus utama mendongkrak produktivitas padi. Strategi yang diterapkan mencakup penggunaan varietas benih unggul serta sistem tanam rapat yang ditargetkan mampu mencapai populasi hingga 800.000 tanaman per hektar.

Geliat LPPNU ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari struktur kepengurusan NU di tingkat cabang. Ketua PCNU Kota Probolinggo dalam sambutannya menegaskan bahwa peran Nahdlatul Ulama di era modern tidak boleh kaku, melainkan harus meluas dan berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi umat. Ia meminta LPPNU dan kelompok tani untuk terus bergerak progresif serta intens menjalin komunikasi dengan pengurus LPPNU tingkat Wilayah (Jawa Timur).

“NU bukan hanya sekadar mengurus tahlilan saja. NU hadir untuk menyentuh seluruh lini kehidupan masyarakat, mulai dari sektor pangan, pendidikan, hingga urusan ketenagakerjaan dan buruh,” tegas Ketua PCNU.

Dukungan nyata bagi para petani Nahdliyin juga datang dari sektor keamanan. Kapolsek Wonoasih, Kompol Lukman Hadi, menyatakan komitmen penuh kepolisian untuk bersinergi erat dan mengawal para petani di lapangan. Langkah ini, menurutnya, sejalan dengan instruksi pusat karena swasembada pangan merupakan salah satu program prioritas utama Presiden Republik Indonesia.

“Kami dari pihak kepolisian akan terus mendampingi petani agar program pemenuhan pangan nasional ini dapat berjalan kondusif tanpa kendala di lapangan,” kata Kompol Lukman.

Melalui pertemuan rutin bulanan ini, LPPNU Kota Probolinggo berharap forum ini tidak sekadar menjadi tempat berkumpul, melainkan menjadi motor penggerak bagi kemajuan sektor pertanian dan peternakan di Kecamatan Wonoasih. Pertemuan ini sekaligus memperkokoh kolaborasi harmonis antara ulama, petani, penyuluh, dan aparat keamanan demi terwujudnya kedaulatan pangan yang maslahat.

  • Penulis: Ulil Hadi Ernanda P
  • Editor: Ahmda Ridho

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiai Misbahul Munir, Ingatkan Warga NU Selektif Pilih Sekolah Anak

    Kiai Misbahul Munir, Ingatkan Warga NU Selektif Pilih Sekolah Anak

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 322
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Menjadi bagian dari Nahdlatul Ulama bukan sekadar urusan memegang Surat Keputusan (SK) atau menduduki jabatan struktural. Lebih dari itu, mengurus NU adalah panggilan ideologis dan wujud khidmah keummatan yang bisa dilakukan oleh setiap warga Nahdliyin di akar rumput. ​Pesan penguatan ideologi ini menjadi benang merah dalam “Ngaji Ke-NU-an” yang disampaikan oleh KH. Misbahul Munir. […]

  • Soroti Dinamika Internal, Dewan Pengurus PP Annur Minta NU Kembalikan Marwah dan Independensi

    Soroti Dinamika Internal, Dewan Pengurus PP Annur Minta NU Kembalikan Marwah dan Independensi

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Nahdlatul Ulama (NU) dinilai tengah menghadapi ujian berat pasca-Muktamar Ke-34 di Lampung. Salah satu dewan pengurus PP Annur  Sumber Taman Gus Munir, menyoroti pergeseran dinamika internal organisasi yang dinilainya kian rentan terkooptasi oleh kepentingan politik praktis dan intrik kekuasaan. Gus Munir mengungkapkan, pada awal masa kepengurusan pasca-Muktamar Lampung, NU sebenarnya menunjukkan optimisme dan […]

  • AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026–2031

    AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026–2031

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 111
    • 0Komentar

    JOMBANG – Melalui musyawarah mufakat, anggota Ahlu Halli wal Aqli (AHWA) memutuskan KH Abdul Hakim Mahfudz, atau yang akrab disapa Gus Kikin, sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031. ​Penetapan ini berlangsung dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU yang digelar di Dalem KH Wahab Hasbullah, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, […]

  • KH Miftachul Akhyar Kembali Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031

    KH Miftachul Akhyar Kembali Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    JOMBANG – KH Miftachul Akhyar resmi kembali ditetapkan sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmah 2026–2031 dalam perhelatan Muktamar Ke-35 NU. Keputusan ini diambil melalui musyawarah mufakat oleh sembilan kiai sepuh yang tergabung dalam formatur Ahlul Halli wal ‘Aqdi (AHWA).  Penetapan Rais Aam dilakukan setelah sembilan anggota AHWA menggelar musyawarah tertutup […]

  • KH Abdur Rozaq Wafat, Ketua PCNU Ajak Kader Teladani Spirit Perjuangan Almarhum

    KH Abdur Rozaq Wafat, Ketua PCNU Ajak Kader Teladani Spirit Perjuangan Almarhum

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 376
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Wafatnya KH Abdur Rozaq memantik rasa duka yang mendalam tidak hanya di tingkat kecamatan, tetapi juga di jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU). Ketua PCNU, H Arbai Hasan, menyampaikan rasa kehilangan yang sangat besar atas berpulangnya salah satu kader ulama terbaiknya. Jumat (10/07/2026) ​”Kami atas nama keluarga besar PCNU menyampaikan takziah dan rasa […]

  • Angka Kasus HIV Terus Naik, Video Viral LGBT Jadi Alarm Keras bagi Lembaga Pendidikan di Probolinggo

    Angka Kasus HIV Terus Naik, Video Viral LGBT Jadi Alarm Keras bagi Lembaga Pendidikan di Probolinggo

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Baru-baru ini, publik Probolinggo dihebohkan oleh viralnya video aktivitas komunitas LGBT di media sosial. Sontak, kejadian ini memicu perhatian serius dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, hingga berbagai lembaga pendidikan dan pesantren di wilayah Kota maupun Kabupaten Probolinggo. Di tengah derasnya arus digitalisasi, kejadian ini menjadi alarm keras. Lembaga pendidikan, khususnya pesantren, […]

expand_less