Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Muktamar ke-35 NU » Muktamar ke-35 NU Putuskan Pemilihan Ketua Umum PBNU Gunakan Sistem AHWA

Muktamar ke-35 NU Putuskan Pemilihan Ketua Umum PBNU Gunakan Sistem AHWA

  • account_circle M Rizal Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 64
  • print Cetak

JOMBANG – Sidang Pleno III Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi menetapkan bahwa mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggunakan sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Keputusan tersebut disepakati dalam forum yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026).

​Keputusan penerapan sistem AHWA diambil melalui pemungutan suara oleh para pemilik suara sah. Berdasarkan data panitia, dari total 552 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terdiri atas unsur Ketua Umum Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC), opsi pemilihan melalui AHWA memperoleh dukungan mayoritas sebanyak 401 suara. Sementara itu, sebanyak 150 suara memilih mekanisme pemilihan langsung (one man one vote), dan 1 suara dinyatakan tidak sah.

​Presidium Sidang Pleno Muktamar ke-35 NU, Muhammad Nuh, secara resmi mengesahkan hasil pemungutan suara tersebut di hadapan para muktamirin.

​”Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim seraya mengucapkan alhamdulillahirabbil ‘alamin, pemilihan opsi telah kita tetapkan yaitu opsi perubahan,” ujar Muhammad Nuh di lokasi persidangan.

​Sebelumnya, Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pemilihan pimpinan PBNU periode masa khidmah 2026–2031 ditargetkan rampung pada hari Minggu.

“Kalau Pemilihan Ketua Umum jelas besok, jadi mudah-mudahan besok hari Minggu semuanya tuntas,” katanya

Sesuai tahapan sidang, anggota AHWA yang terpilih akan bersidang untuk memilih Rais Aam serta menentukan arah kepemimpinan PBNU ke depan.

  • Penulis: M Rizal Wahyudi
  • Editor: Ulil Hadi Ernanda Putra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Siswi MI NU Hidayatul Ula Raih Prestasi di Kejurkot Atletik Probolinggo 2026

    Dua Siswi MI NU Hidayatul Ula Raih Prestasi di Kejurkot Atletik Probolinggo 2026

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 51
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Prestasi membanggakan ditorehkan peserta didik MI NU Hidayatul Ula (Minuhu) Ketapang dalam ajang Kejuaraan Kota (Kejurkot) Atletik Probolinggo 2026. Dua siswi madrasah tersebut sukses menyabet medali pada nomor lari dan lompat jauh dalam kejuaraan yang digelar di Stadion Bayuangga, 7–8 September 2026. Prestasi pertama diraih oleh Aldea Balqis Ismail, siswi kelas 6 Bisrih […]

  • Sambut Siklus Tanam Baru, Petani Wonoasih dan LPPNU Kota Probolinggo Hidupkan Semangat Fatwa Pertanian KH Hasyim Asy’ari

    Sambut Siklus Tanam Baru, Petani Wonoasih dan LPPNU Kota Probolinggo Hidupkan Semangat Fatwa Pertanian KH Hasyim Asy’ari

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Probolinggo , Menyambut siklus tanam baru di tengah cuaca yang cerah, para petani di wilayah Wonoasih, Kota Probolinggo, mulai bersiap mengolah lahan pada Sabtu (4/7/2026). Langkah strategis demi menjaga ketahanan pangan di tingkat akar rumput ini dilakukan melalui kolaborasi erat bersama Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kota Probolinggo dan koordinator kelompok tani kecamatan setempat. […]

  • Logo Muktamar Ke-35 NU Resmi Dirilis, Ini Maknanya

    Logo Muktamar Ke-35 NU Resmi Dirilis, Ini Maknanya

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    ​JOMBANG – Gelaran akbar Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tinggal menghitung hari. Menjelang forum tertinggi organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia ini, panitia resmi meluncurkan logo resmi Muktamar Ke-35 yang akan digelar pada 27–31 Agustus 2026 (14–18 R. Awwal 1448 H) mendatang. ​Logo ciptaan Shofa Ulul Azmi telah disepakati dalam rapat koordinasi bersama yang bertempat di […]

  • DPC K-Sarbumusi Kota Probolinggo Titip 3 Isu Buruh di Muktamar ke-35 NU

    DPC K-Sarbumusi Kota Probolinggo Titip 3 Isu Buruh di Muktamar ke-35 NU

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Anas Fathullah
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (DPC K-Sarbumusi) Kota Probolinggo mendorong agar perhelatan Muktamar ke-35 NU  mendatangkan angin segar bagi nasib kaum pekerja. Agenda akbar PBNU yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur tersebut dinilai menjadi momentum krusial untuk memperkuat arah kebijakan […]

  • Turba Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo: Ber-Ansor Harus Ikhlas dan Terus Berinovasi

    Turba Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo: Ber-Ansor Harus Ikhlas dan Terus Berinovasi

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 276
    • 0Komentar

    ​Probolinggo, Pimpinan Cabang (GP) Ansor Kota Probolinggo kembali menggelar kegiatan Turun Bawah (Turba) bulanan (8/7/2026). Kali ini, giliran Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Kedopok yang menjadi tuan rumah. Yang bertempat di kediaman Wakil Bendahara pimpinan anak cabang sahabat M. Ishak, Kelurahan Jrebeng Kulon. ​Turba yang dilaksanakan satu bulan sekali oleh jajaran pengurus pimpinan […]

  • KH Miftachul Akhyar Kembali Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031

    KH Miftachul Akhyar Kembali Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    JOMBANG – KH Miftachul Akhyar resmi kembali ditetapkan sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmah 2026–2031 dalam perhelatan Muktamar Ke-35 NU. Keputusan ini diambil melalui musyawarah mufakat oleh sembilan kiai sepuh yang tergabung dalam formatur Ahlul Halli wal ‘Aqdi (AHWA).  Penetapan Rais Aam dilakukan setelah sembilan anggota AHWA menggelar musyawarah tertutup […]

expand_less