Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Nasional » Khawatirkan Nasib Petani, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Regulasi Pertembakauan

Khawatirkan Nasib Petani, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Regulasi Pertembakauan

  • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 231
  • print Cetak

Jakarta, Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lesbumi PBNU) secara tegas mengeluarkan petisi penolakan terhadap sejumlah rancangan regulasi pertembakauan yang tengah digodok pemerintah. Aturan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut dinilai mengancam hajat hidup para petani dan buruh tembakau.

​Petisi tersebut dibacakan di sela-sela agenda Dialog Kebudayaan yang berlangsung di Lantai 5 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, pada Selasa (30/6/2026).

​Ketua Lesbumi PBNU, KH Jadul Maula, menyampaikan bahwa rancangan peraturan tersebut sangat berpotensi mengganggu, bahkan membunuh ekosistem industri tembakau nasional yang selama ini menjadi sandaran hidup masyarakat bawah.

​”Kita ini mencemaskan dan mengkhawatirkan tentang apa yang sedang dibahas dan akan disahkannya rancangan keputusan dari Menteri Koordinator PMK dan juga dari Menteri Kesehatan,” ujar Kiai Jadul.

​Kiai Jadul memaparkan, setidaknya ada beberapa poin dalam rancangan aturan tersebut yang dinilai sangat memberatkan dan tidak berpihak pada kearifan lokal. Salah satunya adalah pembatasan kadar nikotin dan tar yang standarnya mustahil dipenuhi oleh tembakau hasil panen petani lokal.

​Selain itu, regulasi tersebut juga memuat aturan pelarangan bahan tambahan seperti rasa dan warna, hingga rencana penerapan kemasan polos (plain packaging). Menurutnya, aturan-aturan ini secara perlahan dapat mematikan industri rokok kretek nasional yang sarat akan nilai sejarah dan budaya nusantara.

​”Itu akan mematikan industri rokok kretek nasional dan jelas dampaknya kepada petani tembakau serta semua mata rantai kehidupan yang terkait dengan tembakau dan rokok ini,” sambung pengasuh Pesantren Kaliopak Yogyakarta tersebut.

​Melalui petisi ini, Lesbumi PBNU berkomitmen untuk terus mengawal jalannya aspirasi para petani yang dinilai sedang menghadapi ketidakadilan di bidang ekonomi, sosial, dan budaya.

​Jika suara penolakan ini tidak didengar dan pemerintah tetap bersikukuh melanjutkan pembahasan, Lesbumi PBNU siap menempuh jalur hukum yang lebih tinggi. Tak hanya itu, isu perlindungan petani tembakau ini juga diusahakan untuk dibawa ke forum tertinggi organisasi, yakni Muktamar NU yang akan digelar pada 1 Agustus mendatang.

​Sebagai informasi, ada tiga rancangan regulasi yang menjadi objek penolakan dalam petisi Lesbumi PBNU kali ini, yaitu:

​1. Rancangan Peraturan Menko PMK tentang batas kandungan nikotin dan tar pada produk industri tembakau.

​2. Rancangan Keputusan Menteri Kesehatan tentang bahan tambahan yang dilarang pada produk tembakau dan rokok elektronik.

​3. Rancangan Keputusan Menteri Kesehatan tentang peringatan kesehatan dan informasi pada produk tembakau dan rokok elektronik.

​Lesbumi PBNU berharap pemerintah dapat meninjau ulang kebijakan tersebut demi menjaga kemaslahatan masyarakat luas, khususnya para petani tembakau di berbagai daerah di Indonesia

  • Penulis: Ulil Hadi Ernanda P
  • Editor: Anas Fathullah
  • Sumber: TVNU

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin

    Ini Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Terpilih Ketum PBNU 2026–2031,

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Moch. Vikry Romadhoni
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jombang — Sidang anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) secara resmi menetapkan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031. Penetapan tersebut dilakukan melalui musyawarah AHWA yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026) pagi. Keputusan hasil musyawarah […]

  • Mengenakan Busana Adat, Pengajar Pesantren An-Nur Probolinggo Rawat Nilai Bhinneka Tunggal Ika di Hari Kemerdekaan

    Mengenakan Busana Adat, Pengajar Pesantren An-Nur Probolinggo Rawat Nilai Bhinneka Tunggal Ika di Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Probolinggo,– Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti Pondok Pesantren An-Nur, Sumber Taman, Probolinggo pada Senin (17/8/2026). Seluruh santri, siswa, dewan pengajar, hingga jajaran pengasuh memadati halaman utama pesantren untuk melaksanakan Upacara Bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Peringatan kemerdekaan tahun ini terasa makin semarak dan sarat makna. Seluruh jajaran dewan […]

  • Lurah Pohsangit Kidul bersama jajaran Pimpinan Ranting GP Ansor Pohsangit Kidul usai audiensi di Kantor Kelurahan Pohsangit Kidul, Selasa (21/7/2026). (Dok. PR GP Ansor Pohsangit Kidul)

    Tak Sekadar Silaturahmi, Ini Komitmen GP Ansor Pohsangit Kidul dan Kelurahan saat Audiensi

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Moch. Vikry Romadhoni
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Probolinggo — Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pohsangit Kidul melakukan audiensi dengan Lurah Pohsangit Kidul, Muhammad Lutfi Mawahid, S.STP, di Kantor Kelurahan Pohsangit Kidul, Selasa (21/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah kelurahan dalam membangun masyarakat. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Ketua PR […]

  • Klinik NU Kota Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan, Hadirkan Pelayanan Medis Modern dan Terjangkau

    Klinik NU Kota Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan, Hadirkan Pelayanan Medis Modern dan Terjangkau

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda Putra
    • visibility 137
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Komitmen Nahdlatul Ulama (NU) dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas terus diperkuat. Melalui Yayasan Klinik NU Kota Probolinggo, organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu menghadirkan layanan kesehatan primer yang mengedepankan profesionalisme, kemudahan akses, serta pelayanan yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Berlokasi di Jalan Mastrip Nomor 9, Kelurahan Kedopok, Kecamatan Kedopok, Klinik NU […]

  • Perkuat Tata Kelola Kelembagaan, LAKPESDAM PCNU Kota Probolinggo Gelar Bimtek Manajemen Organisasi

    Perkuat Tata Kelola Kelembagaan, LAKPESDAM PCNU Kota Probolinggo Gelar Bimtek Manajemen Organisasi

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 207
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO,– Menjawab tantangan era digitalisasi dan dinamika perubahan sosial yang kian masif, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Kota Probolinggo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelembagaan Organisasi di Pondok pesantren Hidayatul Islam, kanigaran Kota Probolinggo (27/09/2026). Mengusung tema “Transformasi Manajemen Organisasi Menuju NU yang Adaptif dan Inovatif”, kegiatan tersebut di ikut sebanyak 68 […]

  • Seminar Fikih Perempuan : Wanita Boleh Memimpin, tapi Surga Tetap di Suami

    Seminar Fikih Perempuan : Wanita Boleh Memimpin, tapi Surga Tetap di Suami

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Anas Fathullah
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Probolinggo, – Sebagai agenda pembuka sebelum dimulainya prosesi pelantikan pengurus baru, Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Probolinggo menggelar Seminar Fikih Perempuan di Gedung Puri Manggala Bhakti, Kota Probolinggo, Minggu (19/7/2026). Seminar yang menghadirkan Umi Hanik sebagai pemateri utama ini mengupas tuntas transformasi peran perempuan dari masa ke masa serta bagaimana hukum Islam […]

expand_less