Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Nasional » Kiai Afifuddin Muhadjir: Posisi Ideal NU terhadap Penguasa adalah Loyalis Kritis

Kiai Afifuddin Muhadjir: Posisi Ideal NU terhadap Penguasa adalah Loyalis Kritis

  • account_circle M Rizal Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 113
  • print Cetak

JOMBANG – Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Afifuddin Muhadjir, menegaskan bahwa sikap ideal Nahdlatul Ulama terhadap pemerintah (maukif Nahdlatul Ulama minal hukumah) adalah sebagai ash-shadiq an-nasih atau sahabat yang setia memberikan nasihat menjadi mitra yang loyal sekaligus kritis.

Hal tersebut disampaikan Kiai Afif dalam forum Mubes warga NU yang digelar di halaman Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah (MASS) Seblak, Jumat (28/8/2026).

Kiai Afif memaparkan bahwa untuk menjalankan peran loyalis kritis tersebut secara konsisten, kemandirian organisasi menjadi syarat mutlak agar tidak tersandera oleh kepentingan pihak mana pun.

“Posisi NU terhadap pemerintah adalah ash-shadiq an-nasih, menjadi sahabat yang setia memberikan nasihat loyal tapi kritis. Dan untuk bisa bersikap kritis, dibutuhkan kemandirian penuh agar tidak menjadi ‘budak’ kebaikan orang lain (al-insanu ‘abdul ihsan),” tutur kiai Afif.

Dalam kesempatan itu, Kiai Afif juga mengingatkan tentang integritas para ulama di hadapan kekuasaan. Ulama sejati didefinisikan sebagai figur yang memadukan kedalaman ilmu fiqih (al-fiqh) dan ketakwaan yang mendalam (al-khasyyah).

Jika rasa takut dan takwa kepada Allah telah tanggal, ia mengingatkan potensi lahirnya ulama us-su’ (ulama yang buruk) dan ulama us-sulthan yang hanya melayani fatwa pesanan penguasa.

“Kita mengenal gelar Sultanul Ulama yang disematkan kepada Syekh Izzuddin bin Abdissalam. Namun kini kita harus berhati-hati agar tidak terjerumus menjadi ulama us-sulthan, yakni mereka yang hanya mencari fatwa-fatwa pesanan penguasa,” tegasnya.

Mengenai keterlibatan NU dalam urusan kebangsaan, Kiai Afif menggarisbawahi bahwa politik syariat (siyasah syar’iyyah) berpijak pada maslahah mursalah. Kebijakan publik dipandang syar’i sejauh mampu mendekatkan masyarakat kepada kemaslahatan dan menjauhkannya dari kerusakan, meski ketentuannya tidak tertulis secara harfiah dalam wahyu.

Hal ini merefleksikan dua tugas kenabian utama yang diemban oleh jam’iyyah NU: Hirasatud Din: menjaga, merawat, dan memelihara nilai-nilai agama dan Siyasatud Dunya: mengatur urusan kemasyarakatan, duniawi, dan kebangsaan.

Memasuki abad kedua usia jam’iyyah, Kiai Afif memandang NU sudah sangat layak untuk melakukan pembaruan (tajdid) sebagaimana spirit hadis kehadiran mujaddid di setiap kurun 100 tahun. Tajdid ini bukan berarti merombak ajaran agama, melainkan bertumpu pada tiga hal: Ihya’u ma mata: menghidupkan kembali tradisi ilmiah, amaliah, dan sulukiyah para salafus shalihin serta muassis NU yang mulai redup. Taqwiyatu ma waha: memperkuat sendi-sendi jam’iyyah yang mulai melemah dan Tarmimu ma fasada : merestorasi berbagai distorsi dan kerusakan di tubuh organisasi.

Menutup paparannya, Kiai Afif mengutip dawuh Sayyidina Utsman bahwa ketegasan kekuasaan dan penegakan hukum (wazi’ sulthani) mutlak ditegakkan sebagai benteng penyelamat bangsa tatkala kendali moral dan agama (wazi’ Qur’ani) di ruang publik mulai diabaikan.

  • Penulis: M Rizal Wahyudi
  • Editor: Ulil Hadi Ernanda Putra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buktikan Eksistensi Pesantren Modern, SMK Raudlatul Muta’allimien Gelar Ajang Kreatif Vlog HSN 2026 Berhadiah Jutaan Rupiah

    Buktikan Eksistensi Pesantren Modern, SMK Raudlatul Muta’allimien Gelar Ajang Kreatif Vlog HSN 2026 Berhadiah Jutaan Rupiah

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 140
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO-Menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Raudlatul Muta’allimien Probolinggo menunjukan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan kejuruan berbasis pesantren yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Salah satu wujud nyatanya adalah dengan menggelar Lomba Video Vlog HSN26 tingkat SMP/MTs/Sederajat. Yang mana pendaftaran dimulai dari tanggal 2-17 Oktober 2026. Inisiatif perdana ini hadir bukan sekadar […]

  • Antisipasi Kerawanan Pemilu 2029, LBH Ansor Kota Probolinggo Gandeng Bawaslu

    Antisipasi Kerawanan Pemilu 2029, LBH Ansor Kota Probolinggo Gandeng Bawaslu

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda Putra
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Probolinggo  – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor resmi menjalin kolaborasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Probolinggo. Sinergi ini dibangun sebagai langkah awal untuk memperkuat pengawasan partisipatif dari unsur masyarakat sipil guna menyelenggarakan Pemilu Nasional 2029. Senin, (29/06/2026). Langkah taktis ini diambil guna memastikan pelaksanaan pemilihan Presiden, DPR RI, dan DPD di masa mendatang […]

  • Reses Anggota DPRD Kota Probolinggo Riyadlus Sholihin : Warga Keluhkan Masalah Lampu Jalan

    Reses Anggota DPRD Kota Probolinggo Riyadlus Sholihin : Warga Keluhkan Masalah Lampu Jalan

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 143
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Ketersediaan fasilitas publik yang memadai di tingkat tapak menjadi prasyarat penting dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif. Berbagai keluhan dan harapan tersebut disuarakan masyarakat saat menghadiri agenda Serap Aspirasi (Reses) Masa Sidang III Anggota DPRD Kota Probolinggo, Ryadlus Sholihin Firdaus (Riyad), di Aula Taman Lantai II Yayasan Badrut Tamam, Wonoasih, Sabtu […]

  • Konferensi Anak Cabang (Konferancab) PAC IPNU-IPPNU Kanigaran menghasilkan kepemimpinan baru, . Muhammad Hasan Wira Stika dan Syafira Nur Aulia

    Terpilih Pimpin IPNU-IPPNU Kanigaran, Wira dan Syafira Siapkan Sejumlah Program, Usung Organisasi sebagai Rumah Kedua Kader

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Moch. Putra Vikry Romadhoni
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kanigaran yang diselenggarakan Pada Minggu (2/6/2026) tak sekadar melahirkan kepengurusan baru. Forum yang di adakan di Aula Kemenag Kota Probolinggo tersebut juga menghadirkan semangat baru melalui terpilihnya Muhammad Hasan Wira Stika sebagai Ketua PAC IPNU dan Syafira Nur Aulia sebagai Ketua PAC IPPNU Kanigaran […]

  • Memilih Pemimpin atau Memenangkan Calon? Menakar Arah Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas

    Memilih Pemimpin atau Memenangkan Calon? Menakar Arah Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Husni Mubaroq
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Akhir Agustus 2026, Tambakberas di Jombang akan kembali menjadi pusat perhatian publik Muslim Indonesia. Kampung pesantren yang dibesarkan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah itu menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), forum permusyawaratan tertinggi yang akan menentukan arah organisasi lima tahun ke depan sekaligus menandai langkah NU memasuki abad kedua khidmahnya. Menjelang muktamar, satu […]

  • Inovasi Dakwah Fatayat NU Kota Probolinggo: Edukasi Fiqih Bersuci dan Beauty Session di Hari Santri 2026

    Inovasi Dakwah Fatayat NU Kota Probolinggo: Edukasi Fiqih Bersuci dan Beauty Session di Hari Santri 2026

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Kota Probolinggo menggelar kajian fiqih yang dikemas menarik dalam kegiatan bertajuk NGOPI CANTIK (Ngobrol Pintar Fiqih dan Cantik) di Aula Kementerian Agama Kota Probolinggo, Jumat (23/10/2026). Fokus utama kegiatan ini adalah pendalaman kajian Fiqh Thoharoh yang dipadukan dengan Beauty Session […]

expand_less