Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Nasional » Kiai Afifuddin Muhadjir: Posisi Ideal NU terhadap Penguasa adalah Loyalis Kritis

Kiai Afifuddin Muhadjir: Posisi Ideal NU terhadap Penguasa adalah Loyalis Kritis

  • account_circle M Rizal Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 114
  • print Cetak

JOMBANG – Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Afifuddin Muhadjir, menegaskan bahwa sikap ideal Nahdlatul Ulama terhadap pemerintah (maukif Nahdlatul Ulama minal hukumah) adalah sebagai ash-shadiq an-nasih atau sahabat yang setia memberikan nasihat menjadi mitra yang loyal sekaligus kritis.

Hal tersebut disampaikan Kiai Afif dalam forum Mubes warga NU yang digelar di halaman Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah (MASS) Seblak, Jumat (28/8/2026).

Kiai Afif memaparkan bahwa untuk menjalankan peran loyalis kritis tersebut secara konsisten, kemandirian organisasi menjadi syarat mutlak agar tidak tersandera oleh kepentingan pihak mana pun.

“Posisi NU terhadap pemerintah adalah ash-shadiq an-nasih, menjadi sahabat yang setia memberikan nasihat loyal tapi kritis. Dan untuk bisa bersikap kritis, dibutuhkan kemandirian penuh agar tidak menjadi ‘budak’ kebaikan orang lain (al-insanu ‘abdul ihsan),” tutur kiai Afif.

Dalam kesempatan itu, Kiai Afif juga mengingatkan tentang integritas para ulama di hadapan kekuasaan. Ulama sejati didefinisikan sebagai figur yang memadukan kedalaman ilmu fiqih (al-fiqh) dan ketakwaan yang mendalam (al-khasyyah).

Jika rasa takut dan takwa kepada Allah telah tanggal, ia mengingatkan potensi lahirnya ulama us-su’ (ulama yang buruk) dan ulama us-sulthan yang hanya melayani fatwa pesanan penguasa.

“Kita mengenal gelar Sultanul Ulama yang disematkan kepada Syekh Izzuddin bin Abdissalam. Namun kini kita harus berhati-hati agar tidak terjerumus menjadi ulama us-sulthan, yakni mereka yang hanya mencari fatwa-fatwa pesanan penguasa,” tegasnya.

Mengenai keterlibatan NU dalam urusan kebangsaan, Kiai Afif menggarisbawahi bahwa politik syariat (siyasah syar’iyyah) berpijak pada maslahah mursalah. Kebijakan publik dipandang syar’i sejauh mampu mendekatkan masyarakat kepada kemaslahatan dan menjauhkannya dari kerusakan, meski ketentuannya tidak tertulis secara harfiah dalam wahyu.

Hal ini merefleksikan dua tugas kenabian utama yang diemban oleh jam’iyyah NU: Hirasatud Din: menjaga, merawat, dan memelihara nilai-nilai agama dan Siyasatud Dunya: mengatur urusan kemasyarakatan, duniawi, dan kebangsaan.

Memasuki abad kedua usia jam’iyyah, Kiai Afif memandang NU sudah sangat layak untuk melakukan pembaruan (tajdid) sebagaimana spirit hadis kehadiran mujaddid di setiap kurun 100 tahun. Tajdid ini bukan berarti merombak ajaran agama, melainkan bertumpu pada tiga hal: Ihya’u ma mata: menghidupkan kembali tradisi ilmiah, amaliah, dan sulukiyah para salafus shalihin serta muassis NU yang mulai redup. Taqwiyatu ma waha: memperkuat sendi-sendi jam’iyyah yang mulai melemah dan Tarmimu ma fasada : merestorasi berbagai distorsi dan kerusakan di tubuh organisasi.

Menutup paparannya, Kiai Afif mengutip dawuh Sayyidina Utsman bahwa ketegasan kekuasaan dan penegakan hukum (wazi’ sulthani) mutlak ditegakkan sebagai benteng penyelamat bangsa tatkala kendali moral dan agama (wazi’ Qur’ani) di ruang publik mulai diabaikan.

  • Penulis: M Rizal Wahyudi
  • Editor: Ulil Hadi Ernanda Putra

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses Anggota DPRD Kota Probolinggo Riyadlus Sholihin : Warga Keluhkan Masalah Lampu Jalan

    Reses Anggota DPRD Kota Probolinggo Riyadlus Sholihin : Warga Keluhkan Masalah Lampu Jalan

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 143
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Ketersediaan fasilitas publik yang memadai di tingkat tapak menjadi prasyarat penting dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif. Berbagai keluhan dan harapan tersebut disuarakan masyarakat saat menghadiri agenda Serap Aspirasi (Reses) Masa Sidang III Anggota DPRD Kota Probolinggo, Ryadlus Sholihin Firdaus (Riyad), di Aula Taman Lantai II Yayasan Badrut Tamam, Wonoasih, Sabtu […]

  • Antisipasi Kerawanan Pemilu 2029, LBH Ansor Kota Probolinggo Gandeng Bawaslu

    Antisipasi Kerawanan Pemilu 2029, LBH Ansor Kota Probolinggo Gandeng Bawaslu

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda Putra
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Probolinggo  – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor resmi menjalin kolaborasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Probolinggo. Sinergi ini dibangun sebagai langkah awal untuk memperkuat pengawasan partisipatif dari unsur masyarakat sipil guna menyelenggarakan Pemilu Nasional 2029. Senin, (29/06/2026). Langkah taktis ini diambil guna memastikan pelaksanaan pemilihan Presiden, DPR RI, dan DPD di masa mendatang […]

  • GP Ansor Kota Probolinggo Minta Partai politik Berjihad Perjuangkan Gaji Guru Ngaji

    GP Ansor Kota Probolinggo Minta Partai politik Berjihad Perjuangkan Gaji Guru Ngaji

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 2.341
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Ketimpangan kesejahteraan dan minimnya perhatian terhadap guru ngaji di Kota Probolinggo terus memantik keprihatinan publik. Padahal, para pendidik keagamaan ini memegang peran krusial sebagai benteng moral dan tonggak utama pembentukan karakter generasi penerus bangsa. Kabar mengenai rencana kenaikan honor guru ngaji sebesar 40 persen dinilai belum menyentuh akar persoalan. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor […]

  • Dua Siswi MI NU Hidayatul Ula Raih Prestasi di Kejurkot Atletik Probolinggo 2026

    Dua Siswi MI NU Hidayatul Ula Raih Prestasi di Kejurkot Atletik Probolinggo 2026

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 136
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Prestasi membanggakan ditorehkan peserta didik MI NU Hidayatul Ula (Minuhu) Ketapang dalam ajang Kejuaraan Kota (Kejurkot) Atletik Probolinggo 2026. Dua siswi madrasah tersebut sukses menyabet medali pada nomor lari dan lompat jauh dalam kejuaraan yang digelar di Stadion Bayuangga, 7–8 September 2026. Prestasi pertama diraih oleh Aldea Balqis Ismail, siswi kelas 6 Bisrih […]

  • Respons Fraksi Gerindra & PKB Soal Seruan GP Ansor Terkait Insentif Guru Ngaji Probolinggo

    Respons Fraksi Gerindra & PKB Soal Seruan GP Ansor Terkait Insentif Guru Ngaji Probolinggo

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 221
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Merespons seruan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Probolinggo yang meminta partai politik “berjihad” mengawal kesejahteraan para pendidik Al-Qur’an, Fraksi Gerindra dan PKB DPRD Kota Probolinggo menegaskan komitmen bersama untuk memperjuangkan kenaikan insentif guru ngaji dan guru TPQ di wilayah setempat. Upaya peningkatan kesejahteraan ini menjadi perhatian serius lintas fraksi di legislatif. Pemerintah Daerah […]

  • Inovasi Dakwah Fatayat NU Kota Probolinggo: Edukasi Fiqih Bersuci dan Beauty Session di Hari Santri 2026

    Inovasi Dakwah Fatayat NU Kota Probolinggo: Edukasi Fiqih Bersuci dan Beauty Session di Hari Santri 2026

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pengurus Cabang (PC) Fatayat NU Kota Probolinggo menggelar kajian fiqih yang dikemas menarik dalam kegiatan bertajuk NGOPI CANTIK (Ngobrol Pintar Fiqih dan Cantik) di Aula Kementerian Agama Kota Probolinggo, Jumat (23/10/2026). Fokus utama kegiatan ini adalah pendalaman kajian Fiqh Thoharoh yang dipadukan dengan Beauty Session […]

expand_less