Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Nasional » 5 Rekomendasi Munas-Konbes NU 2026 Terkait Pendidikan

5 Rekomendasi Munas-Konbes NU 2026 Terkait Pendidikan

  • account_circle Boy Ardiansyah
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
  • visibility 184
  • print Cetak

Komitmen Nahdlatul Ulama dalam memperkuat pendidikan berbasis masyarakat kembali ditegaskan melalui Sidang Pleno III Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026. Dalam sidang yang berlangsung di Aula Induk Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, pada Senin (22/6/2026), peserta secara resmi mengesahkan rumusan Komisi Rekomendasi mengenai peningkatan kualitas pendidikan berbasis masyarakat yang berkelanjutan. Sidang dipimpin langsung oleh Katib Aam PBNU, KH Akhmad Said Asrori, yang juga bertugas sebagai Sekretaris Steering Committee (SC).

 

Ketua Komisi Rekomendasi, Prof. Kacung Marijan, menyampaikan lima rekomendasi strategis di bidang pendidikan.

Pertama, pemerintah wajib memberikan kesempatan kepada lembaga pendidikan berbasis masyarakat, baik yang dimiliki organisasi keagamaan maupun nonkeagamaan, untuk tumbuh dan berkembang bersama lembaga pendidikan yang dikelola pemerintah. Tujuannya agar seluruh lembaga pendidikan dapat berkembang menjadi institusi yang berkualitas dan sejajar dengan lembaga pendidikan di negara-negara maju.

“Di antaranya melalui kebijakan pembatasan penerimaan jumlah siswa dan mahasiswa baru di lembaga pendidikan yang dikelola oleh negara,” katanya.

Kedua, pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memastikan alokasi anggaran pendidikan paling sedikit 20 persen dari APBN dan APBD tidak hanya digunakan untuk satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah. Anggaran tersebut juga harus menjamin dukungan yang proporsional, berkeadilan, transparan, dan berkelanjutan bagi lembaga pendidikan yang diselenggarakan masyarakat atau swasta.

Ketiga, pemerintah wajib menjadikan pesantren dan lembaga pendidikan berbasis masyarakat sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda.

“Setiap kebijakan pendirian dan pengembangan sekolah oleh pemerintah tidak boleh melemahkan dan meminggirkan lembaga pendidikan yang dikelola oleh masyarakat atau swasta,” ujarnya.

Keempat, pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memberikan perhatian, pengakuan, serta dukungan nyata terhadap Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) sebagai bagian penting dari sistem pendidikan keagamaan Islam yang tumbuh dari masyarakat.

“Dukungan tersebut harus diwujudkan melalui alokasi anggaran yang jelas, berkelanjutan, dan proporsional, termasuk untuk bantuan operasional, peningkatan kesejahteraan ustaz dan ustazah, penguatan sarana dan prasarana, pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pendataan yang terintegrasi,” ungkapnya.

Kelima, pemerintah wajib mengembangkan centers of excellence pada bidang-bidang strategis di sejumlah lembaga pendidikan milik pemerintah maupun masyarakat dengan melibatkan kolaborasi berbagai sektor industri.

“Selain diharapkan menghasilkan berbagai karya penelitian dan inovasi di berbagai bidang, centers of excellence juga diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif di tingkat internasional. SDM unggul tersebut akan mempercepat terwujudnya keunggulan Indonesia di berbagai bidang,” tutupnya.

Kelima rekomendasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Munas-Konbes NU 2026 dalam memperkuat ekosistem pendidikan nasional yang inklusif, berkeadilan, dan berbasis partisipasi masyarakat.

  • Penulis: Boy Ardiansyah
  • Editor: Moch. PutraVikry Romadhoni
  • Sumber: nu.or.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pulang ke Tambakberas

    Pulang ke Tambakberas

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle KH Ahmad Tajul Mafakhir
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Kepastian penyelenggaraan Muktamar NU tahun ini membawa kelegaan tersendiri bagi para pengurus dan Nahdliyin di seluruh dunia. Setelah melewati masa ketidakpastian yang lumayan panjang dan melelahkan, agenda tertinggi organisasi keagamaan terbesar ini akhirnya memiliki jadwal dan alamat yang jelas. Forum akbar tersebut dipastikan akan digelar di PP. Bahrul Ulum Tambakberas Jombang pada 27–31 Agustus mendatang. […]

  • Kiai Afifuddin Muhadjir: Posisi Ideal NU terhadap Penguasa adalah Loyalis Kritis

    Kiai Afifuddin Muhadjir: Posisi Ideal NU terhadap Penguasa adalah Loyalis Kritis

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JOMBANG – Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Afifuddin Muhadjir, menegaskan bahwa sikap ideal Nahdlatul Ulama terhadap pemerintah (maukif Nahdlatul Ulama minal hukumah) adalah sebagai ash-shadiq an-nasih atau sahabat yang setia memberikan nasihat menjadi mitra yang loyal sekaligus kritis. Hal tersebut disampaikan Kiai Afif dalam forum Mubes warga NU yang digelar di […]

  • NU Care-Lazisnu Kota Probolinggo Fasilitasi Penyerahan Bantuan Kursi Roda dari Yayasan Amanda Indonesia

    NU Care-Lazisnu Kota Probolinggo Fasilitasi Penyerahan Bantuan Kursi Roda dari Yayasan Amanda Indonesia

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Probolinggo, Aksi nyata kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh NU Care-Lazisnu PCNU Kota Probolinggo.  Jumat, (03/06/2026). Lembaga yang bergerak dalam bidang filantropi, kemanusian, sosial dan pemberdayaan ummat memfasilitasi penyaluran bantuan satu unit kursi roda untuk penyandang disabilitas atas nama Safa Ayunda, warga Pohsangit Kidul. ​Bantuan kursi roda ini merupakan wujud sinergi antara Yayasan Amanda Indonesia (Y-AMI) dengan […]

  • Gembleng 45 Mahasiswa Baru, LPTNU Kota Probolinggo Gelar MAORINTA 2026

    Gembleng 45 Mahasiswa Baru, LPTNU Kota Probolinggo Gelar MAORINTA 2026

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Probolinggo — Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kota Probolinggo resmi membuka kegiatan Masa Orientasi dan Ta’aruf Mahasiswa (MAORINTA) bagi mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat–Minggu (25–27/9/2026), dipusatkan di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo. Sebanyak 45 mahasiswa baru antusias mengikuti jalannya orientasi. Menariknya, para peserta tidak hanya […]

  • Agama di Tengah Konflik Ekologis: Belajar dari Gus Dur

    Agama di Tengah Konflik Ekologis: Belajar dari Gus Dur

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Ahmad Navid Dzauqil Amin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Indonesia akhir-akhir ini terdapat berbagai peristiwa bencana alam yang terjadi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah, terutama Riau, Kalimantan, Bangka Belitung, Jawa Timur hingga Sumatera. Pembabatan hutan di tanah Papua yang saat ini menjadi topik hangan untuk dijadikan proyek besar pemerintah sebagai swasembada pangan. Gelombang besar protes terjadi, aktivis, pegiat lingkungan, pers bergerak […]

  • Buktikan Eksistensi Pesantren Modern, SMK Raudlatul Muta’allimien Gelar Ajang Kreatif Vlog HSN 2026 Berhadiah Jutaan Rupiah

    Buktikan Eksistensi Pesantren Modern, SMK Raudlatul Muta’allimien Gelar Ajang Kreatif Vlog HSN 2026 Berhadiah Jutaan Rupiah

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 78
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO-Menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Raudlatul Muta’allimien Probolinggo menunjukan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan kejuruan berbasis pesantren yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Salah satu wujud nyatanya adalah dengan menggelar Lomba Video Vlog HSN26 tingkat SMP/MTs/Sederajat. Yang mana pendaftaran dimulai dari tanggal 2-17 Oktober 2026. Inisiatif perdana ini hadir bukan sekadar […]

expand_less