Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Banom » Tangguh di Gelanggang, Lembut di Masyarakat : Pagar Nusa Kota Probolinggo Santuni Yatim dan Dhuafa

Tangguh di Gelanggang, Lembut di Masyarakat : Pagar Nusa Kota Probolinggo Santuni Yatim dan Dhuafa

  • account_circle Anas Fathullah
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 110
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Probolinggo, nukotaprobolinggo.or.id — Pengurus Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kota Probolinggo bersama Jam’iyah Manaqib menggelar kegiatan sosial berupa santunan kepada puluhan anak yatim, piatu, dan dhuafa. Kegiatan kemanusiaan yang menjadi agenda rutin tahunan ini berlangsung khidmat di Yayasan Nurul Qodiri, Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Rabu (8/7/2026).

Dipilihnya Yayasan Nurul Qodiri bukan tanpa alasan. Selain sebagai lembaga sosial-keagamaan, lokasi tersebut selama ini juga menjadi pusat digemblengnya para kader melalui tempat latihan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kademangan.

Acara diawali dengan tradisi spiritual khas Nahdliyin, yakni pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, tahlil, serta doa bersama untuk keselamatan bangsa, sebelum kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis.

Ketua PC PSNU Pagar Nusa Kota Probolinggo, Sahabat Rudi Hermanto, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan pengejawantahan dari visi Pagar Nusa yang tidak hanya berfokus pada aspek olahraga dan bela diri, melainkan juga pada aspek kemaslahatan umat.

“Kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian nyata Pagar Nusa terhadap sesama. Kami ingin menegaskan bahwa kehadiran Pagar Nusa harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya anak-anak yatim, piatu, dan kaum dhuafa,” ujar Rudi.

Ia juga menambahkan, konsistensi dalam menyelenggarakan acara ini setiap tahun menjadi ikhtiar organisasi untuk merawat nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan oleh para ulama pendiri NU. “Semoga kegiatan yang istiqomah ini membawa keberkahan bagi organisasi dan mempererat ukhuwah Islamiyah,” imbuhnya.

Apresiasi tinggi datang dari Pengasuh Yayasan Nurul Qodiri sekaligus jajaran Majelis Pendekar Pagar Nusa Kota Probolinggo, Ust. Abdul Rahmad Saleh. Dalam taushiyahnya, ia menekankan pentingnya menyelaraskan kekuatan fisik dengan kelembutan hati melalui gemar berbagi.

“Menyantuni anak yatim dan dhuafa bukan hanya ibadah sosial, tetapi juga jalan untuk membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Saya sangat mengapresiasi karena para pendekar Pagar Nusa tidak hanya tangguh secara fisik, tapi memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Semoga gerakan ini terus istiqomah dan memberi manfaat yang luas,” dawuh Ust. Abdul Rahmad.

Melalui momentum ini, PC PSNU Pagar Nusa Kota Probolinggo kembali memperkuat perannya di masyarakat. Organisasi di bawah naungan Nahdlatul Ulama ini membuktikan diri mampu berjalan beriringan antara pelestarian khazanah budaya pencak silat, pengawalan terhadap para ulama, serta komitmen aktif dalam aksi-aksi sosial keagamaan.

  • Penulis: Anas Fathullah
  • Editor: M. Rizal Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir

    Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Marzuki Wahid
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Pada tanggal 3 Juni 2026 kemarin, sehari setelah mengisi Pelatihan Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren bagi para musyrif dan musyrifah yang diinisiasi oleh RMI dan SAKA (Satuan Anti Kekerasan) Pesantren PBNU di Pesantren Al-Yasini Pasuruan, saya bersama KH Imam Nakha’i berkesempatan sowan kepada KH. Afifuddin Muhajir di ndalem beliau di Pondok Pesantren Salafiyyah Syafi’iyyah Sukorejo. Seperti […]

  • Pedagang Tempe Dibegal di Makam Cina Wonoasih, GP Ansor Turun Tangan Beri Bantuan Hukum dan Galang Donasi

    Pedagang Tempe Dibegal di Makam Cina Wonoasih, GP Ansor Turun Tangan Beri Bantuan Hukum dan Galang Donasi

    • calendar_month 13 jam yang lalu
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Probolinggo,  Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Kecamatan Wonoasih (09/07/2026). Seorang pedagang tempe bernama Sofi (28), menjadi korban pembegalan saat hendak mengais rezeki di pagi buta. Peristiwa nahas tersebut terjadi di area sekitar Makam Cina Wonoasih sekitar pukul 05.00 WIB. Kronologi kejadian bermula saat Sofi hendak berangkat menuju Pasar Wonoasih untuk menjajakan dagangan tempenya. Namun, […]

  • Khawatirkan Nasib Petani, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Regulasi Pertembakauan

    Khawatirkan Nasib Petani, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Regulasi Pertembakauan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Jakarta, Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lesbumi PBNU) secara tegas mengeluarkan petisi penolakan terhadap sejumlah rancangan regulasi pertembakauan yang tengah digodok pemerintah. Aturan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut dinilai mengancam hajat hidup para petani dan buruh tembakau. ​Petisi tersebut […]

  • 5 Rekomendasi Munas-Konbes NU 2026 Terkait Pendidikan

    5 Rekomendasi Munas-Konbes NU 2026 Terkait Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Boy Ardiansyah
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Komitmen Nahdlatul Ulama dalam memperkuat pendidikan berbasis masyarakat kembali ditegaskan melalui Sidang Pleno III Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026. Dalam sidang yang berlangsung di Aula Induk Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, pada Senin (22/6/2026), peserta secara resmi mengesahkan rumusan Komisi Rekomendasi mengenai peningkatan kualitas pendidikan berbasis masyarakat yang berkelanjutan. Sidang dipimpin langsung oleh […]

  • Inspiratif ! Pemuda Probolinggo Ini Sukses Bisnis Tempe Sambil Berkhidmat di NU

    Inspiratif ! Pemuda Probolinggo Ini Sukses Bisnis Tempe Sambil Berkhidmat di NU

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Probolinggo, Tempe merupakan makanan pokok yang selalu hadir di setiap meja makan. Baik ketika makan bersama keluarga dirumah atau ketika berada di warung bahkan restoran sekalipun. Salah satunya tempe yang di produksi oleh mas mukhtar ali warga kelurahan sumber taman dan juga dikenal dengan aktivis ansor. Berbekal dari usaha yang diwariskan oleh orang tuanya pria 28 […]

  • Pemikiran Tokoh NU: KH. Abdurrahman Wahid dan Pribumisasi Islam

    Pemikiran Tokoh NU: KH. Abdurrahman Wahid dan Pribumisasi Islam

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Bushiri
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Perjumpaan antara ajaran Islam dan realitas sosial selalu melahirkan dinamika pemikiran. Islam hadir dengan seperangkat norma yang bersumber dari wahyu, sementara masyarakat hidup dalam ruang budaya, tradisi, dan sejarah yang beragam. Ketegangan antara teks normatif dan konteks sosial sering kali tidak terhindari. Dalam situasi inilah dibutuhkan kerangka metodologis yang mampu menjembatani keduanya secara proporsional. Gagasan […]

expand_less