Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Banom » Ansor » GP Ansor Kota Probolinggo Minta Partai politik Berjihad Perjuangkan Gaji Guru Ngaji

GP Ansor Kota Probolinggo Minta Partai politik Berjihad Perjuangkan Gaji Guru Ngaji

  • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 2.341
  • print Cetak

PROBOLINGGO – Ketimpangan kesejahteraan dan minimnya perhatian terhadap guru ngaji di Kota Probolinggo terus memantik keprihatinan publik. Padahal, para pendidik keagamaan ini memegang peran krusial sebagai benteng moral dan tonggak utama pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

Kabar mengenai rencana kenaikan honor guru ngaji sebesar 40 persen dinilai belum menyentuh akar persoalan. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Probolinggo menegaskan bahwa kebijakan tersebut belum memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan para guru ngaji di lapangan.

Saat ditemui oleh tim kontributor nukotaprobolinggo.or.id, Sabtu (25/7/2026), Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo, Sahabat Salamul Huda, menyuarakan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Ia mendorong seluruh elemen politik untuk benar-benar berikhtiar memperjuangkan hak para pendidik agama, bukan sekadar menjadikannya komoditas politik menjelang pemilu.

“Honor memang akan bertambah, tetapi jika diukur dari nominal penambahan yang hanya 40 persen, itu dirasa belum maksimal. Kami berharap semua partai politik berjihad untuk memperjuangkan gaji guru ngaji. Jangan hanya dijadikan komoditas suara saja, tetapi setelahnya tidak diperjuangkan,” tegas Salamul Huda.

Rekam jejak insentif guru ngaji di Kota Probolinggo mencatat dinamika yang memprihatinkan. Pada periode 2023–2024, para penerima manfaat memperoleh honor sebesar Rp500.000 per bulan. Namun pada 2025, nominal tersebut justru mengalami pemangkasan hingga 25 persen dengan alasan skema penyetaraan honorarium.

Kebijakan efisiensi ini kian berimbas pada terbatasnya jangkauan penerima insentif. Berdasarkan data di lapangan, terdapat sekitar 3.000 guru ngaji yang tersebar di seluruh wilayah Kota Probolinggo. Sayangnya, hingga saat ini baru 1.372 guru ngaji yang terakomodasi dalam daftar penerima insentif resmi pemerintah daerah.

Kondisi ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh pendidik keagamaan di Kota Probolinggo belum tersentuh alokasi anggaran daerah.

Selain itu. PC GP Ansor Kota Probolinggo juga menyoroti ketimpangan prioritas antara pembangunan sumber daya manusia (SDM) keagamaan dan infrastruktur fisik. Salah satu yang menjadi sorotan adalah alokasi anggaran proyek rehabilitasi saluran pematusan di Jalan HOS Cokroaminoto yang mencapai angka fantastis, yakni Rp20 miliar.

Nilai tersebut dinilai sangat kontras dengan anggaran kesejahteraan guru ngaji yang justru memicu pemangkasan nominal dan pembatasan kuota penerima.

“Hal tersebut dinilai sebagai indikasi kuat bahwa pemerintah daerah masih menempatkan kesejahteraan para pendidik keagamaan di urutan bawah daftar prioritas pembangunan daerah,” pungkas Salamul.

 

  • Penulis: Ulil Hadi Ernanda P
  • Editor: M Rizal wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ra Fayyadl: Medsos Harus Jadi Ladang Barokah, Bukan Kejar Viral

    Ra Fayyadl: Medsos Harus Jadi Ladang Barokah, Bukan Kejar Viral

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 2.387
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Di tengah maraknya perburuan popularitas dan ketergantungan generasi muda pada linimasa digital, Mudir Ma’had Aly Nurul Jadid Paiton, Lora Muhammad Fayyadl, mengingatkan para kader dan santri Nahdliyin untuk meluruskan niat dalam bermedia sosial. Pesan mendalam tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngaji Budaya bertema “Harakah Pemuda Aswaja di Era Algoritma” yang diselenggarakan oleh PR Ranting […]

  • Semarakkan Hari Santri Nasional 2026, PC GP Ansor Kota Probolinggo Gelar Turnamen Futsal Se-Probolinggo Raya

    Semarakkan Hari Santri Nasional 2026, PC GP Ansor Kota Probolinggo Gelar Turnamen Futsal Se-Probolinggo Raya

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 201
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Menyambut Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Probolinggo bersama Asosiasi Futsal Kota Probolinggo menghadirkan ajang keutuhan dan kebugaran pemuda melalui “Ansor Turnamen Futsal Cup Kota Probolinggo”. Penyelenggaraan turnamen olahraga ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar pemuda serta menggelorakan semangat Hari Santri 2026 dengan kegiatan yang […]

  • Jadi Benteng Kiai dan NKRI, Pagar Nusa Kota Probolinggo Pukau Penonton di Halaman Pemkot

    Jadi Benteng Kiai dan NKRI, Pagar Nusa Kota Probolinggo Pukau Penonton di Halaman Pemkot

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 184
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO, — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kota Probolinggo berlangsung penuh khidmat dan semarak. Bertempat di Halaman Kantor Wali Kota Probolinggo. (22/10/2026) Panggung peringatan HSN diwarnai oleh penampilan pukau seni kolosal pencak silat bertajuk “Gema Jurus Santri Nusantara” yang dibawakan oleh Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kota Probolinggo. ​Sebanyak 60 personel […]

  • Kiai Afifuddin Muhadjir: Posisi Ideal NU terhadap Penguasa adalah Loyalis Kritis

    Kiai Afifuddin Muhadjir: Posisi Ideal NU terhadap Penguasa adalah Loyalis Kritis

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JOMBANG – Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Afifuddin Muhadjir, menegaskan bahwa sikap ideal Nahdlatul Ulama terhadap pemerintah (maukif Nahdlatul Ulama minal hukumah) adalah sebagai ash-shadiq an-nasih atau sahabat yang setia memberikan nasihat menjadi mitra yang loyal sekaligus kritis. Hal tersebut disampaikan Kiai Afif dalam forum Mubes warga NU yang digelar di […]

  • Gus Rijal Mumazziq Ungkap Makna Tradisi NU, dari ISHARI hingga Kearifan Menyelesaikan Konflik

    Gus Rijal Mumazziq Ungkap Makna Tradisi NU, dari ISHARI hingga Kearifan Menyelesaikan Konflik

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO –   Tradisi Nahdlatul Ulama (NU) tidak sekadar menjadi rangkaian seremonial, tetapi mengandung nilai keagamaan, kebangsaan, dan kearifan sosial. Hal itu disampaikan Gus Rijal Mumazziq saat mengisi ceramah dalam Resepsi Hari Santri, Haul Masyayikh, dan Doa Bersama untuk Palestina yang diselenggarakan PCNU Kota Probolinggo di Masjid Agung Raudlatul Jannah, Sabtu (24/10/2026). Dalam ceramahnya, Gus Rijal […]

  • Santri Berdaya: Merawat Tradisi, Menjaga Harmoni, dan Membangun Peradaban

    Santri Berdaya: Merawat Tradisi, Menjaga Harmoni, dan Membangun Peradaban

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle H. Ahmad Hudri
    • visibility 2.413
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 22 Oktober diperingati sebagai hari santri. peringatan hari santri bukan sekedar seremonial. Namun lebih dari itu, bahwa peringatan hari santri sebagai penanda tonggak sejarah panjang perjuangan anak bangsa merebut hingga mempertahankan kemerdekaan dari jerat kolonialisme. Bahkan kini santri menjadi entitas moral yang dengan setia mengawal dan merawat moralitas dan karakter anak bangsa. Santri […]

expand_less