PCNU Kota Probolinggo Pilih PP Zainul Ishlah Jadi Lokasi Apel Hari Santri 2026: Napak Tilas Khidmat Kiai
- account_circle Ulil Hadi Ernanda P
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 76
- print Cetak

PROBOLINGGO, – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo secara khusus menetapkan Pondok Pesantren Zainul Ishlah, Kanigaran, sebagai pusat pelaksanaan Apel Bersama dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026.
Langkah ini diambil bukan sekadar pertimbangan teknis, melainkan sebagai bentuk napak tilas perjuangan para kiai sekaligus meneguhkan kembali spirit khidmah di basis pesantren.
Pondok Pesantren Zainul Ishlah memiliki keterikatan sejarah dan emosional yang sangat mendalam dengan perjalanan jam’iyyah NU di Kota Probolinggo. Pesantren yang didirikan oleh almaghfurlah KH Moch Zayadi bin Zain ini melahirkan tokoh-tokoh panutan umat. Salah satunya yakni almarhum KH Ahmad Lubab (Gus Lubab), pengasuh pesantren yang juga pernah mengemban amanah sebagai Rais Syuriyah PCNU Kota Probolinggo.
Ketua PCNU Kota Probolinggo, KH Arba’i Hasan, menyampaikan bahwa penyelenggaraan apel di lingkungan pesantren merupakan upaya ngalap berkah serta menyerap kembali keteladanan para muassis dan masyayikh dalam berjuang menuntun umat.
“Pesantren adalah rahim dan benteng utama Nahdlatul Ulama. Menggelar apel di Pondok Pesantren Zainul Ishlah ini menjadi momentum penting untuk mengingat kembali perjuangan almarhum Gus Lubab dan para kiai terdahulu. Kami ingin seluruh kader membumikan nilai-nilai keikhlasan, tawadhu’, dan komitmen khidmah yang dicontohkan para kiai,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia HSN 2026 PCNU Kota Probolinggo, Ahmad Faiz, menegaskan bahwa seluruh rangkaian persiapan teknis apel peringatan Hari Santri telah dimaksimalkan untuk menampung antusiasme para peserta dan kader NU se-Kota Probolinggo.
“Pemilihan lokasi di PP Zainul Ishlah ini telah kami matangkan bersama jajaran panitia dan pengurus. Selain sebagai ruang refleksi sejarah, kami ingin memastikan pelaksanaan apel berjalan khidmat, tertib, dan mampu menyatukan seluruh elemen NU. Kami mengajak seluruh santri, banom, dan warga Nahdliyin untuk hadir bersama-sama menyemarakkan momentum bersejarah ini,” ungkap Ahmad Faiz.
Apel hari santri nantinya dihadiri oleh jajaran Mustasyar, Syuriyah, dan Tanfidziyah PCNU Kota Probolinggo, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC NU), Pengurus Ranting, serta ratusan kader Badan Otonom (Banom) seperti GP Ansor, Banser, Fatayat NU, Pagar Nusa, IPNU, dan IPPNU se-Kota Probolinggo, serta seluruh santri Pondok Pesantren Zainul Ishlah.
Melalui momentum ini, PCNU Kota Probolinggo menegaskan pentingnya mempererat sinergi antara struktur organisasi (jam’iyyah) dan kekuatan kultural pesantren (jama’ah).
Langkah ini diharapkan dapat memperkokoh soliditas kader dalam mengawal ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah serta menjaga kemaslahatan masyarakat di Kota Probolinggo.
- Penulis: Ulil Hadi Ernanda P
- Editor: Ahmda Ridho