Terbaru
light_mode
Beranda » Warta » Jadi Benteng Kiai dan NKRI, Pagar Nusa Kota Probolinggo Pukau Penonton di Halaman Pemkot

Jadi Benteng Kiai dan NKRI, Pagar Nusa Kota Probolinggo Pukau Penonton di Halaman Pemkot

  • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 130
  • print Cetak

PROBOLINGGO, — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kota Probolinggo berlangsung penuh khidmat dan semarak. Bertempat di Halaman Kantor Wali Kota Probolinggo. (22/10/2026)

Panggung peringatan HSN diwarnai oleh penampilan pukau seni kolosal pencak silat bertajuk “Gema Jurus Santri Nusantara” yang dibawakan oleh Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kota Probolinggo.

​Sebanyak 60 personel pesilat Pagar Nusa tampak padu menyatukan gerak dan jurus, berbalut seragam sakral hitam kebanggaan, para pesilat memperagakan formasi ketangkasan bela diri yang diselaraskan dengan musik tradisional Nusantara, berhasil memikat perhatian para kiai, ulama, pejabat Pemkot Probolinggo, serta para peserta upacara yang hadir.

​Penanggung jawab Rudi Hermanto, menyampaikan bahwa pertunjukan kolosal ini diikhtiarkan bukan sekadar sebagai ajang ketangkasan fisik, melainkan sebagai sarana tabarruk (ngalap berkah) dan sarana syiar nilai-nilai ke-NU-an kepada generasi muda.

​”Melalui karya ‘Gema Jurus Santri Nusantara’ ini, kami ingin mengenalkan kembali warisan seni bela diri peninggalan para Ulama Nusantara. Pencak silat Pagar Nusa bukan hanya sekadar olahraga bela diri, tetapi juga ikhtiar menjaga tradisi, media dakwah, dan benteng spiritual peninggalan para kiai,” terang Rudi di sela-sela acara.

​Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya merawat ingatan sejarah (jasmerah) akan peran besar santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

​”Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2026 ini menjadi momen penting untuk mengingatkan kita semua akan rekam jejak perjuangan para santri dan kiai. Sejak jaman Resolusi Jihad hingga hari ini, santri selalu berada di garda terdepan menjaga kedaulatan NKRI serta setia menempatkan diri sebagai benteng dan pengawal para kiai,” tegasnya.

​Atraksi diawali dengan gerakan sembahan penuh khidmat yang menggambarkan ketawaduan seorang santri saat menuntut ilmu di pesantren. Suasana kemudian berubah riuh gemuruh saat ketukan musik mengiringi jurus-jurus tegas nan presisi. Mulai dari simbol pertahanan benteng, gerakan perlawanan, hingga formasi barisan rapat yang mengisyaratkan eratnya ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah.

​Pagar Nusa Kota Probolinggo berharap, melalui persembahan seni kolosal ini, nilai-nilai keberanian, kedisiplinan, serta ketundukan kepada arahan para kiai (sami’na wa atha’na) terus tertanam kuat dalam dada para pendekar dan santri di Kota Probolinggo.

  • Penulis: Ulil Hadi Ernanda P
  • Editor: M Rizal wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuatkan Amaliyah dan Kemandirian Umat, Ranting NU dan Ansor Kedunggaleng Gelar Lailatul Ijtima

    Kuatkan Amaliyah dan Kemandirian Umat, Ranting NU dan Ansor Kedunggaleng Gelar Lailatul Ijtima

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Anas Fathullah
    • visibility 109
    • 0Komentar

      PROBOLINGGO – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kelurahan Kedunggaleng bersinergi dengan Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Kedunggaleng menggelar kegiatan Lailatul Ijtima pada Minggu (02/08/2026). Majelis silaturahmi dan penguatan amaliyah An-Nahdliyah ini bertempat di Musholla Shirotol Mustaqim dan dihadiri oleh jajaran syuriyah, tanfidziyah, pimpinan badan otonom (banom), serta warga NU setempat. Rangkaian acara diawali dengan […]

  • Gus Hilman: Prestasi Olahraga Jangan Hanya Diukur dari Medali

    Gus Hilman: Prestasi Olahraga Jangan Hanya Diukur dari Medali

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Ahmad Ridho
    • visibility 2.546
    • 0Komentar

    JAKARTA – Prestasi olahraga nasional tak cukup diukur dari banyaknya medali yang dibawa pulang atlet. Jaminan kesejahteraan, masa depan atlet, hingga tata kelola pembinaan yang profesional juga harus menjadi bagian penting dari pembangunan olahraga Indonesia. Hal itu perhatian Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman, anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dalam […]

  • KH Abdur Rozaq Wafat, Ketua PCNU Ajak Kader Teladani Spirit Perjuangan Almarhum

    KH Abdur Rozaq Wafat, Ketua PCNU Ajak Kader Teladani Spirit Perjuangan Almarhum

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle M Rizal Wahyudi
    • visibility 368
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Wafatnya KH Abdur Rozaq memantik rasa duka yang mendalam tidak hanya di tingkat kecamatan, tetapi juga di jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU). Ketua PCNU, H Arbai Hasan, menyampaikan rasa kehilangan yang sangat besar atas berpulangnya salah satu kader ulama terbaiknya. Jumat (10/07/2026) ​”Kami atas nama keluarga besar PCNU menyampaikan takziah dan rasa […]

  • Angka Kasus HIV Terus Naik, Video Viral LGBT Jadi Alarm Keras bagi Lembaga Pendidikan di Probolinggo

    Angka Kasus HIV Terus Naik, Video Viral LGBT Jadi Alarm Keras bagi Lembaga Pendidikan di Probolinggo

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Baru-baru ini, publik Probolinggo dihebohkan oleh viralnya video aktivitas komunitas LGBT di media sosial. Sontak, kejadian ini memicu perhatian serius dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, hingga berbagai lembaga pendidikan dan pesantren di wilayah Kota maupun Kabupaten Probolinggo. Di tengah derasnya arus digitalisasi, kejadian ini menjadi alarm keras. Lembaga pendidikan, khususnya pesantren, […]

  • Mengenakan Busana Adat, Pengajar Pesantren An-Nur Probolinggo Rawat Nilai Bhinneka Tunggal Ika di Hari Kemerdekaan

    Mengenakan Busana Adat, Pengajar Pesantren An-Nur Probolinggo Rawat Nilai Bhinneka Tunggal Ika di Hari Kemerdekaan

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Ulil Hadi Ernanda P
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Probolinggo,– Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti Pondok Pesantren An-Nur, Sumber Taman, Probolinggo pada Senin (17/8/2026). Seluruh santri, siswa, dewan pengajar, hingga jajaran pengasuh memadati halaman utama pesantren untuk melaksanakan Upacara Bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Peringatan kemerdekaan tahun ini terasa makin semarak dan sarat makna. Seluruh jajaran dewan […]

  • Ekonomi Digital dan Generasi Muda NU: Saatnya Menjadi Pelaku, Bukan Sekadar Penonton

    Ekonomi Digital dan Generasi Muda NU: Saatnya Menjadi Pelaku, Bukan Sekadar Penonton

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Najibur Rohman
    • visibility 1.314
    • 0Komentar

    Perkembangan ekonomi digital telah mengubah cara masyarakat bekerja, berbisnis, dan membangun masa depan. Di tengah pesatnya pertumbuhan e-commerce, media sosial, hingga ekonomi kreatif berbasis digital, generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari perubahan tersebut. Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU memiliki modal sosial yang kuat: jaringan hingga tingkat desa, […]

expand_less