Hendak Pimpin Munajat Muktamar, Rois Syuriah Berpulang, Innalillahi..
- account_circle M Rizal Wahyudi
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
- visibility 1.045
- print Cetak

PROBOLINGGO – Kabar duka mendalam kembali menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama. Rois Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kademangan, KH Abdur Rozaq, dipanggil ke haribaan Allah SWT pada Kamis (10/07/2026) malam.
Beliau wafat dalam keadaan suci setelah berwudhu, tepat di saat hendak mengetuk pintu langit demi kelancaran agenda Muktamar ke 35 NU. Ini adalah sebuah tanda kepergian yang insyaallah husnul khatimah.
Ulama yang dikenal bersahaja dan penuh dedikasi ini mengembuskan napas terakhir sebelum dimulainya kegiatan bermunajat dalam rangka Persiapan Muktamar NU di pondok pesantren tambak beras jombang. Kepergiannya yang mendadak di tengah jalannya khidmah organisasi meninggalkan duka mendalam bagi warga Nahdliyin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, agenda malam itu sedianya akan dipimpin langsung oleh KH Abdur Rozaq selaku Rois Syuriah. Sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan batiniah seluruh pengurus MWC NU Kademangan dalam menyongsong dan menyukseskan gelaran Muktamar NU yang akan datang.
”Sebelum kegiatan dimulai beliau KH Abdur Rozaq terlebih dahulu menuju tempat wudhu untuk menyucikan diri. Namun, sesaat setelah selesai berwudhu, beliau mendadak terkulai dan tidak sadarkan diri.” Kirim vn Mohamad Zainal Arifin digrup Whatsapp
Melihat kondisi tersebut, para pengurus MWC NU dan jamaah yang berada di lokasi langsung bergerak cepat mengevakuasi almarhum. Beliau segera dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Ar-Rozy untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Kendati tim dokter telah berupaya memberikan pertolongan maksimal, takdir berkata lain. KH Abdur Rozaq dinyatakan wafat.
- Penulis: M Rizal Wahyudi
- Editor: Ulil Hadi Ernanda Putra