Terbaru
light_mode
Terpopuler
Beranda » Warta » Pra-Munas NU Bahas Kedaulatan Data: Data Pribadi adalah Hak dan Aset yang Harus Dilindungi

Pra-Munas NU Bahas Kedaulatan Data: Data Pribadi adalah Hak dan Aset yang Harus Dilindungi

  • account_circle Nisfatul Laila
  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rais Syuriyah PBNU sekaligus Ketua Tim Komisi Bahtsul Masail Maudhu’iyah, KH Muhammad Cholil Nafis, menegaskan bahwa data pribadi merupakan hak sekaligus aset yang harus dilindungi. Karena itu, negara perlu hadir untuk menjamin perlindungan data masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam Webinar Pra Munas dan Konbes NU 2026 bertajuk Fiqih Kedaulatan Data: Antara Hak, Harta, dan Perlindungan yang digelar secara daring pada Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi Bahtsul Masail Maudhu’iyah sebagai bagian dari rangkaian Pra-Munas dan Konbes NU.

Cholil menjelaskan bahwa data pribadi memiliki nilai yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak. Oleh karena itu, diperlukan aturan dan mekanisme yang jelas untuk melindungi pemilik data dari berbagai bentuk penyalahgunaan.

Ia menilai negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga hak-hak masyarakat atas data yang mereka miliki, termasuk memastikan adanya perlindungan yang memadai terhadap potensi pelanggaran.

Menurutnya, apabila terjadi penyalahgunaan data yang menimbulkan kerugian, harus ada bentuk pertanggungjawaban serta kompensasi kepada pihak yang dirugikan.

“Perlindungan data pribadi, perlindungan entitas kita oleh pemerintah, kompensasi kan,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjutnya, perlindungan data tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup pemulihan hak-hak pemilik data yang terdampak.

Dalam kesempatan tersebut, Cholil juga menekankan bahwa pembahasan mengenai fiqih kedaulatan data dilakukan sebagai respons terhadap berbagai persoalan baru yang muncul di era digital.

Menurutnya, kajian tersebut diharapkan dapat menghasilkan pandangan keagamaan yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus menghadirkan kemaslahatan bagi umat.

“Fatwa secara damai,” ujarnya saat menjelaskan pendekatan yang digunakan dalam pembahasan isu kedaulatan data. Ia menambahkan, berbagai persoalan baru yang berkembang di masyarakat perlu dikaji secara mendalam dan konstruktif agar dapat melahirkan solusi yang tepat, adaptif, dan bermanfaat bagi umat.

  • Penulis: Nisfatul Laila
  • Editor: Anas fathullah
  • Sumber: nu.or.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir

    Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Marzuki Wahid
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Pada tanggal 3 Juni 2026 kemarin, sehari setelah mengisi Pelatihan Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren bagi para musyrif dan musyrifah yang diinisiasi oleh RMI dan SAKA (Satuan Anti Kekerasan) Pesantren PBNU di Pesantren Al-Yasini Pasuruan, saya bersama KH Imam Nakha’i berkesempatan sowan kepada KH. Afifuddin Muhajir di ndalem beliau di Pondok Pesantren Salafiyyah Syafi’iyyah Sukorejo. Seperti […]

  • Pemikiran Tokoh NU: KH. Abdurrahman Wahid dan Pribumisasi Islam

    Pemikiran Tokoh NU: KH. Abdurrahman Wahid dan Pribumisasi Islam

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Bushiri
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Perjumpaan antara ajaran Islam dan realitas sosial selalu melahirkan dinamika pemikiran. Islam hadir dengan seperangkat norma yang bersumber dari wahyu, sementara masyarakat hidup dalam ruang budaya, tradisi, dan sejarah yang beragam. Ketegangan antara teks normatif dan konteks sosial sering kali tidak terhindari. Dalam situasi inilah dibutuhkan kerangka metodologis yang mampu menjembatani keduanya secara proporsional. Gagasan […]

  • Menjelang Munas-Konbes NU 2026, Berbagai Gagasan Reformasi AHWA Menguat

    Menjelang Munas-Konbes NU 2026, Berbagai Gagasan Reformasi AHWA Menguat

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle M. Fathur Rohman
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Jakarta – Menjelang pelaksanaan Munyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, pada 20–23 Juni 2026, sejumlah wacana mengenai reformasi organisasi mulai menjadi perhatian. Salah satu yang banyak dibicarakan adalah terkait posisi, kewenangan, dan mekanisme kerja Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam struktur organisasi […]

  • Data Pribadi Lebih Berharga daripada Dompet

    Data Pribadi Lebih Berharga daripada Dompet

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kalau ada yang bilang harta paling berharga hari ini bukan emas, tanah, atau deposito, mungkin banyak orang akan mengernyitkan dahi. Namun, di era digital seperti sekarang, ada satu aset yang diam-diam nilainya terus naik dan sering kali kita berikan secara cuma-cuma : data pribadi. Sayangnya, banyak dari kita lebih panik ketika dompet tertinggal di warung […]

expand_less