Lestarikan Tradisi NU, PAC Ansor Kedopok Kaji Kitab Kuning

0
10

Khazanah keilmuan dan tradisi pengajian kitab kuning harus terus dilestarikan. Hal ini sebagai upaya menangkal adanya  aliran baru yang bisa merusak tatanan beragama masyarakat.

Pandangan inilah yang melatarbelakangi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo mengadakan Kajian Rutin Kitab Kuning yang dilaksanakan pada Selasa (9/1) malam di Kantor MWC NU Kedopok.

Kegiatan yang di mulai ba’da isya’ ini  selain untuk menanamkan keilmuan adalah melestarikan tradisi NU serta sebagai ajang silaturrahmi antar anggota Ansor kota Probolinggo.

“kegiatan ini juga sebagai Mutola’ah agar keilmuan yang di dapat dari pesantren tidak hilang serta guna untuk tabarrukan.” Ujarnya. Pria yang biasa dipanggil umam ini mengharapkan adanya ghirah dan ke-istiqomah-an bagi seluruh anggotan Ansor dan kaum muda NU dalam menuntut ilmu dan mempelajari kitab kuning pada khususnya.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap Sahabat-sahabat Ansor dan kaum muda NU terus mau belajar dan tetep melestarikan tradisi NU seperti kajian kita kuning ini. Pokoknya, sebisanya dan sesempatnya kita semua bisa hadir disini,” tegas umam.

Di tempat yang sama, Ustad Hamdan, Ketua Ranting NU Sumber Wetan yang juga ikut dalam pengajian tersebut, mengatakan apresiasi atas inisiatif PAC Ansor Kedopok untuk mengadakan Kajian Kitab Kuning.

“Jujur, saya bangga dan mengapresiasi terhadap ini. Ide dan programnya briliian dalam usaha dakwah ahlussunnah wal jamaah melalui pelestarian kajian terhadap kitab kuning ini,” katanya.

Pengajian kitab ini berjalan dengan lancar yang dipandu oleh ustad Sya’dullah Ketua LBM NU Kota Probolinggo. Tampak hadir juga pada kegiatan tersebut Sahabat-sahabat PAC Ansor se-Kota Probolinggo, serta belasan kader muda NU Kota Probolinggo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here